Dalam beberapa waktu terakhir, banyak investor memiliki pertanyaan tentang prospek investasi SHIB (Shiba Inu). Sebagai seorang analis aset kripto berpengalaman, saya merasa perlu untuk mendalami topik ini.
SHIB lahir di puncak bull market sebelumnya, terutama didorong oleh popularitas. Namun, ia kurang memiliki skenario aplikasi yang nyata, tidak dapat menyimpan nilai secara efektif, dan hampir tidak memiliki kegunaan pembayaran. Fungsi utamanya tampaknya terbatas hanya untuk menciptakan pendapatan biaya transaksi bagi bursa.
Di bidang Aset Kripto, sebuah koin yang berharga biasanya harus memiliki setidaknya salah satu dari tiga fungsi yaitu perdagangan, pembayaran, dan penyimpanan nilai. Alasan mengapa Bitcoin bisa menjadi 'Raja Koin' adalah karena ia menunjukkan performa yang luar biasa dalam ketiga aspek ini. Selama bertahun-tahun, Bitcoin telah fokus untuk menjadi sebuah mata uang digital yang dapat diandalkan, dan strategi yang sederhana namun fokus ini telah membantunya bertahan dalam ujian waktu.
Sebaliknya, token yang bergantung pada konsep atau aplikasi yang kompleks seringkali sulit untuk bertahan. Seperti Nokia dan Kodak yang pernah bersinar, mereka dengan cepat terpinggirkan ketika industri mengalami perubahan. SHIB tampaknya termasuk dalam kategori ini, yang lebih bergantung pada spekulasi daripada nilai nyata.
Perlu dicatat bahwa dalam putaran bull market yang baru, dana besar mungkin lebih cenderung untuk mendorong koin baru, daripada menyelamatkan koin lama. Ini membuat token seperti SHIB lebih sulit untuk pulih dari kejayaannya yang lalu.
Kemunculan SHIB, dalam beberapa hal mencerminkan psikologi beberapa investor yang melewatkan DOGE dan kenyataan ketidakmampuan untuk membeli Bitcoin atau Ethereum. Namun, "pengganti harga rendah" ini bisa menjadi jebakan yang berbahaya.
Berdasarkan analisis di atas, saran saya adalah: bersikap hati-hati terhadap investasi SHIB. Sebagai perbandingan, Aset Kripto utama seperti Bitcoin mungkin merupakan pilihan investasi jangka panjang yang lebih aman. Di pasar Aset Kripto, berpikir rasional dan penilaian nilai jauh lebih penting daripada mengikuti tren jangka pendek.
Terakhir, saya ingin menekankan bahwa dalam investasi aset kripto, memahami fundamental proyek, keunggulan teknis, dan potensi perkembangan jangka panjang sangat penting. Jangan terjebak oleh panasnya pasar jangka pendek, tetapi seharusnya fokus pada nilai jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Lonely_Validator
· 08-28 07:50
Perdagangan Mata Uang Kripto sebaiknya membeli yang serius.
Dalam beberapa waktu terakhir, banyak investor memiliki pertanyaan tentang prospek investasi SHIB (Shiba Inu). Sebagai seorang analis aset kripto berpengalaman, saya merasa perlu untuk mendalami topik ini.
SHIB lahir di puncak bull market sebelumnya, terutama didorong oleh popularitas. Namun, ia kurang memiliki skenario aplikasi yang nyata, tidak dapat menyimpan nilai secara efektif, dan hampir tidak memiliki kegunaan pembayaran. Fungsi utamanya tampaknya terbatas hanya untuk menciptakan pendapatan biaya transaksi bagi bursa.
Di bidang Aset Kripto, sebuah koin yang berharga biasanya harus memiliki setidaknya salah satu dari tiga fungsi yaitu perdagangan, pembayaran, dan penyimpanan nilai. Alasan mengapa Bitcoin bisa menjadi 'Raja Koin' adalah karena ia menunjukkan performa yang luar biasa dalam ketiga aspek ini. Selama bertahun-tahun, Bitcoin telah fokus untuk menjadi sebuah mata uang digital yang dapat diandalkan, dan strategi yang sederhana namun fokus ini telah membantunya bertahan dalam ujian waktu.
Sebaliknya, token yang bergantung pada konsep atau aplikasi yang kompleks seringkali sulit untuk bertahan. Seperti Nokia dan Kodak yang pernah bersinar, mereka dengan cepat terpinggirkan ketika industri mengalami perubahan. SHIB tampaknya termasuk dalam kategori ini, yang lebih bergantung pada spekulasi daripada nilai nyata.
Perlu dicatat bahwa dalam putaran bull market yang baru, dana besar mungkin lebih cenderung untuk mendorong koin baru, daripada menyelamatkan koin lama. Ini membuat token seperti SHIB lebih sulit untuk pulih dari kejayaannya yang lalu.
Kemunculan SHIB, dalam beberapa hal mencerminkan psikologi beberapa investor yang melewatkan DOGE dan kenyataan ketidakmampuan untuk membeli Bitcoin atau Ethereum. Namun, "pengganti harga rendah" ini bisa menjadi jebakan yang berbahaya.
Berdasarkan analisis di atas, saran saya adalah: bersikap hati-hati terhadap investasi SHIB. Sebagai perbandingan, Aset Kripto utama seperti Bitcoin mungkin merupakan pilihan investasi jangka panjang yang lebih aman. Di pasar Aset Kripto, berpikir rasional dan penilaian nilai jauh lebih penting daripada mengikuti tren jangka pendek.
Terakhir, saya ingin menekankan bahwa dalam investasi aset kripto, memahami fundamental proyek, keunggulan teknis, dan potensi perkembangan jangka panjang sangat penting. Jangan terjebak oleh panasnya pasar jangka pendek, tetapi seharusnya fokus pada nilai jangka panjang.