[koin界] 8 Agustus, menurut laporan, platform investasi Indonesia Hypr menawarkan kesempatan investasi hak keuntungan dalam bisnis kuliner lokal di Indonesia bagi investor global, dengan perusahaan portofolio pertamanya adalah DORÉ by LeTAO, sebuah merek makanan penutup Jepang yang terkenal dengan kue keju, yang memiliki gerai di Indonesia. Hypr menggunakan smart contract berbasis NFT untuk menjamin hak keuntungan investor, dan memverifikasi serta mendistribusikan keuntungan setiap bulan melalui data sistem pemesanan. Operasional Hypr diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia, dan memegang sertifikasi ISO 27001 dan ISO 9001. Hypr menurunkan ambang investasi melalui pembagian keuntungan dan smart contract, memungkinkan investor ritel untuk berpartisipasi dalam pasar kuliner Indonesia yang diperkirakan akan melebihi 51,5 miliar dolar AS pada tahun 2024.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PositionPhobia
· 3jam yang lalu
又来play people for suckers了
Lihat AsliBalas0
MechanicalMartel
· 12jam yang lalu
Ula, ayo cake di-link
Lihat AsliBalas0
OnlyOnMainnet
· 12jam yang lalu
Berbisnis, biarkan saya mencoba kue terlebih dahulu.
Platform Indonesia Hypr meluncurkan investasi hak profit industri makanan berbasis NFT, membuka pasar senilai 51,5 miliar dolar.
[koin界] 8 Agustus, menurut laporan, platform investasi Indonesia Hypr menawarkan kesempatan investasi hak keuntungan dalam bisnis kuliner lokal di Indonesia bagi investor global, dengan perusahaan portofolio pertamanya adalah DORÉ by LeTAO, sebuah merek makanan penutup Jepang yang terkenal dengan kue keju, yang memiliki gerai di Indonesia. Hypr menggunakan smart contract berbasis NFT untuk menjamin hak keuntungan investor, dan memverifikasi serta mendistribusikan keuntungan setiap bulan melalui data sistem pemesanan. Operasional Hypr diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia, dan memegang sertifikasi ISO 27001 dan ISO 9001. Hypr menurunkan ambang investasi melalui pembagian keuntungan dan smart contract, memungkinkan investor ritel untuk berpartisipasi dalam pasar kuliner Indonesia yang diperkirakan akan melebihi 51,5 miliar dolar AS pada tahun 2024.