Kemarin, Indeks Harga Konsumsi Pribadi (PCE) ( AS diumumkan, dan datanya pada dasarnya sesuai dengan ekspektasi pasar. Sebagai akibatnya, hari ini ketiga indeks saham utama AS dibuka dengan sedikit penurunan. Indeks Dow Jones turun 0,15%, Indeks S&P 500 turun 0,18%, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 0,36%.
Perlu dicatat bahwa raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba, menunjukkan performa yang mencolok setelah pembukaan pasar, dengan harga saham naik 7,65%. Kenaikan ini terutama didorong oleh data laporan keuangan terbaru yang dirilis oleh perusahaan. Menurut laporan keuangan, pendapatan Alibaba pada kuartal pertama meningkat 2% dibandingkan tahun lalu, sementara pendapatan dari bisnis ritel instan pada paruh pertama tahun ini bahkan mencatat pertumbuhan 12% dibandingkan tahun lalu, menunjukkan ketahanan perusahaan dalam kondisi ekonomi saat ini.
Sementara itu, harga saham raksasa manufaktur chip Nvidia melanjutkan tren penurunannya kemarin, turun 1,36% setelah dibuka. Ini mungkin mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap prospek masa depan saham teknologi.
Secara keseluruhan, meskipun beberapa saham individu menunjukkan performa yang mengesankan, pasar saham AS masih menunjukkan sikap hati-hati dan menunggu. Para investor tampaknya sedang mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk data ekonomi, kinerja perusahaan, dan arah kebijakan di masa depan, untuk menentukan strategi investasi selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kemarin, Indeks Harga Konsumsi Pribadi (PCE) ( AS diumumkan, dan datanya pada dasarnya sesuai dengan ekspektasi pasar. Sebagai akibatnya, hari ini ketiga indeks saham utama AS dibuka dengan sedikit penurunan. Indeks Dow Jones turun 0,15%, Indeks S&P 500 turun 0,18%, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 0,36%.
Perlu dicatat bahwa raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba, menunjukkan performa yang mencolok setelah pembukaan pasar, dengan harga saham naik 7,65%. Kenaikan ini terutama didorong oleh data laporan keuangan terbaru yang dirilis oleh perusahaan. Menurut laporan keuangan, pendapatan Alibaba pada kuartal pertama meningkat 2% dibandingkan tahun lalu, sementara pendapatan dari bisnis ritel instan pada paruh pertama tahun ini bahkan mencatat pertumbuhan 12% dibandingkan tahun lalu, menunjukkan ketahanan perusahaan dalam kondisi ekonomi saat ini.
Sementara itu, harga saham raksasa manufaktur chip Nvidia melanjutkan tren penurunannya kemarin, turun 1,36% setelah dibuka. Ini mungkin mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap prospek masa depan saham teknologi.
Secara keseluruhan, meskipun beberapa saham individu menunjukkan performa yang mengesankan, pasar saham AS masih menunjukkan sikap hati-hati dan menunggu. Para investor tampaknya sedang mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk data ekonomi, kinerja perusahaan, dan arah kebijakan di masa depan, untuk menentukan strategi investasi selanjutnya.