Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jepang telah merilis data CPI-nya, dan hasilnya di bawah ekspektasi!
📊 Ekspektasi: 2,70%
📉 Aktual: 2,00%
Indeks Harga Konsumen nasional Jepang (CPI) untuk November 2025 awalnya diproyeksikan sebesar 2,9% secara keseluruhan dan 3,0% inti. Namun, data CPI Tokyo yang dirilis pada 26 Desember 2025 (sekitar hari ini), indikator utama tren nasional, menunjukkan perlambatan signifikan pada bulan Desember. CPI headline turun dari 2,7% menjadi 2,0%, sementara CPI inti (tidak termasuk makanan segar) turun dari 2,8% menjadi 2,3%. Ekspektasi untuk inti adalah 2,5%, yang berarti di bawah ekspektasi aktual (2,3% vs 2,5%). Perlambatan ini berasal dari kenaikan moderat dalam biaya makanan dan energi. Perkembangan ini mengirim sinyal campuran untuk Bank of Japan (BOJ). BOJ menaikkan suku bunga menjadi 0,75% pada pertengahan Desember, mencapai level tertinggi dalam 30 tahun, dan memantau inflasi untuk mempertahankan target 2% secara berkelanjutan. Data Tokyo menunjukkan inflasi melambat, tetapi tetap di atas 2% menjaga kemungkinan BOJ melanjutkan kenaikan suku bunga secara bertahap. Gubernur Kazuo Ueda menyatakan bahwa inflasi dasar mendekati target, sementara kelemahan yen menciptakan risiko dengan meningkatkan biaya impor. Reaksi pasar: Setelah rilis data, yen melemah terhadap dolar (mendekati level 156), sementara Nikkei naik sedikit. Analis meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga tertunda pada pertemuan BOJ Januari 2026, tetapi percaya bahwa normalisasi akan berlanjut dalam jangka panjang. CPI nasional bulan Desember akan dirilis pada 23 Januari 2026 dan akan mengonfirmasi tren Tokyo. Secara keseluruhan, perlambatan inflasi ini positif untuk pasar dalam jangka pendek (tekanan suku bunga lebih rendah), tetapi upaya BOJ untuk mempertahankan target 2% menciptakan ketidakpastian jangka panjang. Ekonomi Jepang terus didukung oleh kenaikan upah dan permintaan global.
#BOJRateHikesBackontheTable