Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tren futures perak terbaru memang cukup eksplosif. Ada satu pertanyaan yang layak dibahas secara mendalam: dalam kondisi pasar gila-gilaan seperti ini, mayoritas posisi trading bersifat murni spekulatif tanpa kebutuhan penyerahan barang fisik yang nyata. Ketika kontrak mendekati jatuh tempo namun harga perak tetap tinggi, bagaimana bursa mengatasi tantangan penyerahan ini?
Jawabannya sebenarnya sangat jelas — tidak akan ada penyerahan nyata. Setiap kali pasar futures mengalami gerakan satu arah yang ekstrem, salah satu pihak harus menanggung rugi floating yang besar, dan margin bisa langsung kritis. Bursa akan segera mengaktifkan protokol darurat.
Langkah pertama adalah menaikkan persyaratan margin. Bursa menaikkan rasio margin untuk kedua belah pihak trading secara bersamaan, dengan tujuan yang jelas: mengurangi probabilitas liquidasi paksa dan default. Strategi ini biasanya efektif mengeluarkan sebagian posisi yang berada di batas risiko.
Langkah kedua adalah memperluas batasan naik-turun harian. Batasan naik-turun yang semula sekitar 2% akan secara bertahap diperluas menjadi 3%, 5%, bahkan 10%. Hal ini membantu melepaskan emosi ekstrem dari kedua belah pihak dengan cara yang lebih terukur.
Namun jika kondisi pasar sudah sangat ekstrem hingga tak terkendali, dan pasokan spot memang sangat terbatas, bursa harus mengeluarkan senjata terakhir — likuidasi konsensual. Harga likuidasi ini bukan harga pasar real-time, melainkan harga yang sangat diturunkan. Misalnya, perak sekarang mendekati 20.000/ton, bursa sepenuhnya bisa memilih harga 18.000 atau bahkan 15.000 untuk melaksanakan instruksi likuidasi. Bagi long holders, ini berarti keuntungan mereka tergerus, namun urutan likuidasi sangat penting: posisi dengan profit terbesar akan diprioritaskan untuk ditutup terlebih dahulu, yang justru memberikan perlindungan bagi para big winners.
Pada akhirnya, mekanisme pasar dirancang dengan sangat cermat sehingga tidak akan membiarkan situasi benar-benar keluar kendali. Trader tidak perlu terlalu khawatir tentang black swan penyerahan.