Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sejak tahun 1996, pertama kalinya—nilai cadangan emas dari bank sentral non-AS telah melebihi jumlah obligasi AS yang mereka miliki. Titik balik ini berarti apa? Mari kita lihat datanya.
Hingga akhir tahun 2025, cadangan emas dari bank sentral resmi non-AS melebihi 9 miliar troy ons. Jika dikonversi ke harga emas akhir tahun, aset emas ini bernilai sekitar 3,93 triliun dolar AS. Pada waktu yang sama, obligasi AS (jangka panjang dan pendek) yang dimiliki bank-bank sentral ini sekitar 3,88 triliun dolar AS. Hasilnya sangat jelas—emas melampaui obligasi AS.
Mengapa harga emas melonjak begitu tajam? Pada tahun 2025, harga emas internasional melonjak 70%, dari awal tahun sebesar 2600 dolar/ons langsung melonjak ke akhir tahun sebesar 4500 dolar/ons. Bank-bank sentral selama beberapa tahun terakhir diam-diam menambah cadangan emas, dan lonjakan ini membuat nilai buku mereka langsung membengkak.
Namun, ada logika yang lebih dalam di balik ini. Setelah konflik Rusia-Ukraina pada 2022, AS secara langsung membekukan cadangan devisa Rusia, yang memberi peringatan keras kepada bank-bank sentral di seluruh dunia—ketergantungan berlebihan pada aset dolar memiliki risiko politik. Negara-negara mulai menyadari bahwa menaruh semua telur dalam keranjang dolar tidak terlalu aman. Menambah cadangan emas dan mengurangi obligasi AS menjadi strategi klasik untuk mendiversifikasi risiko.
Di sisi lain, utang pemerintah federal AS telah menembus 34 triliun dolar AS, dan defisit terus meningkat tanpa henti. Pasar mulai mempertanyakan kemampuan jangka panjang AS untuk membayar utang dan daya beli dolar. Dalam konteks ini, bank-bank sentral di seluruh dunia melalui penyesuaian struktur cadangan mereka untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan sistem keuangan mereka sendiri, dan ini bukan hal yang mengherankan. Pilihan bank sentral global sudah sangat jelas: emas sedang menjadi aset cadangan baru yang menonjol di era baru.
Hutang AS cepat keluar dari tiga besar, emas benar-benar melambung kali ini.
Pembekuan Rusia memang membuat semua negara ketakutan, tidak ada yang mau terjebak, makanya semua bergegas menimbun emas.
Ini artinya... apakah kita harus menambah posisi emas?
Ini pertama kalinya dalam sejarah, rasanya pola akan berubah.
Apakah hutang AS masih bisa dipercaya? Kerugian sebesar 34 triliun... memang agak mengkhawatirkan.
Kenaikan 70% harga emas, apa anehnya? Rasanya ini dipercepat oleh katalisator.
Operasi bank sentral di berbagai negara ini seperti memberikan suara tidak percaya terhadap dolar...