Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kebijakan Suku Bunga FRB di Persimpangan Jalan: Tetap atau Melonggar
Catatan rapat FOMC bulan Desember mengungkapkan tantangan terbesar adalah perbedaan pandangan yang mendalam di antara anggota komite mengenai waktu dan skala pemangkasan suku bunga. Selama inflasi menurun secara bertahap, sebagian besar pejabat menganggap bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut adalah tepat, tetapi pendapat mengenai waktu pelaksanaannya sangat berbeda. Ketidakpastian ini telah meninggalkan kesan kuat pada pasar bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah hingga Januari 2026.
Perbedaan pandangan mengenai waktu pemangkasan suku bunga
Menurut catatan rapat, bahkan di antara pejabat yang mendukung penurunan suku bunga kali ini, ada yang menunjukkan bahwa keputusan ini berada dalam “keseimbangan yang rumit”, dan bahwa mempertahankan tingkat saat ini juga dapat dibenarkan. Ini melambangkan besarnya perbedaan suhu di dalam Federal Reserve.
Di sisi lain, beberapa pejabat secara tegas menyatakan bahwa “setelah pemangkasan kali ini, akan tepat untuk mempertahankan rentang saat ini untuk sementara waktu.” Perbedaan pandangan ini tercermin secara nyata dalam prediksi pasar setelah rapat. Sementara median prediksi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 2026, prediksi individual menunjukkan distribusi yang sangat luas. Pasar memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga tahun depan, tetapi kehati-hatian pejabat menunjukkan kemungkinan lebih rendah dari itu.
Dilema inflasi dan lapangan kerja
Yang lebih menarik perhatian adalah adanya perbedaan pandangan mendasar di antara para pembuat kebijakan mengenai ancaman terbesar bagi ekonomi AS, apakah inflasi atau pengangguran. Banyak peserta menunjukkan bahwa beralih ke kebijakan yang lebih netral akan efektif dalam mencegah memburuknya pasar tenaga kerja secara serius. Ini mencerminkan posisi yang lebih menekankan lapangan kerja.
Namun, sekaligus, beberapa anggota memperingatkan risiko inflasi yang menetap, dan kekhawatiran bahwa pemangkasan suku bunga yang berkelanjutan dalam situasi ini dapat disalahartikan sebagai tanda bahwa komitmen terhadap target inflasi 2% melemah. Poros konflik ini menunjukkan bahwa ini bukan sekadar diskusi teknis kebijakan, melainkan perbedaan penilaian mendasar terhadap prospek ekonomi.
Data yang kontradiktif membuat pengambilan kebijakan menjadi rumit
Data ekonomi yang dirilis setelah rapat justru memperumit ketegangan ini, bukan menyelesaikannya. Tingkat pengangguran bulan November naik menjadi 4,6%, tertinggi sejak 2021. Pada saat yang sama, tingkat inflasi konsumen di bawah perkiraan. Indikator-indikator ini memperkuat argumen pendukung pemangkasan suku bunga.
Namun, pertumbuhan PDB riil kuartal ketiga mencapai 4,3% secara tahunan, menunjukkan pertumbuhan tinggi setelah dua tahun, dan menandakan ketahanan ekonomi. Data yang solid ini kemungkinan besar akan memicu kekhawatiran inflasi kembali di antara anggota yang menentang pemangkasan suku bunga bulan Desember. Karena statistik menunjukkan arah yang berlawanan, sangat sulit bagi pejabat untuk mencapai satu kesimpulan.
Proyeksi pemangkasan suku bunga tahun 2026 tetap tidak pasti
Penutupan pemerintah yang berlangsung dari pertengahan Oktober hingga mendekati pertengahan November menyebabkan pejabat kebijakan tidak dapat memperoleh data ekonomi yang lengkap. Kesadaran bahwa kesenjangan informasi ini semakin menyulitkan pengambilan keputusan kebijakan juga telah disepakati di antara mereka.
Akibatnya, Federal Reserve mengambil posisi untuk mempertahankan kondisi saat ini, sambil tetap sangat berhati-hati dalam langkah berikutnya. Skenario penyesuaian suku bunga secara keseluruhan di tahun 2026 sangat bergantung pada kualitas dan kuantitas data baru, dan ketidakpastian pasar diperkirakan akan terus berlanjut.