Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#金价突破5500美元
Sekarang, diskusi tentang emas di timeline Twitter saya semakin meningkat, saat ini sepertinya melakukan short BTC + long komoditas bisa membuat kita tertawa-tawa, saya tidak meremehkan pasar, tapi kondisi pasar yang seperti ini benar-benar membuat saya merasa tak berdaya.
Di mana ada hotspot, saya tulis di situ, saat ini harga emas di 5500, mari kita lihat kembali sejarah emas masa lalu dari titik ini:
Bull market besar pertama (1971—1980): Melonjak dari 35 dolar ke 850 dolar, kenaikan lebih dari 20 kali lipat. Latar belakangnya adalah runtuhnya sistem Bretton Woods, dolar dan emas terlepas, ditambah krisis minyak dan inflasi tinggi.
Bull market besar kedua (2001—2011): Melonjak dari 250 dolar ke 1920 dolar, kenaikan lebih dari 6 kali lipat. Latar belakangnya adalah peristiwa “9·11”, dua perang di Timur Tengah, krisis keuangan, dan pelonggaran kuantitatif berulang oleh Federal Reserve.
Dibandingkan dua gelombang sebelumnya, bull market saat ini (dimulai sekitar 1046 dolar pada 2015) sudah naik hampir 4 kali lipat, tapi belum mencapai puncak tertinggi seperti dua gelombang sebelumnya. Yang lebih penting lagi, emas sedang bertransformasi dari “aset safe haven” menjadi “aset cadangan strategis” milik bank sentral berbagai negara, atribut moneternya sedang dinilai ulang. Oleh karena itu, saya pribadi merasa bahwa 5500 dolar bukanlah puncak gila, melainkan sebuah tanda tahap awal terbentuknya tatanan mata uang baru.
Keuntungan jangka pendek saat ini sudah tercapai, tidak disarankan untuk mengejar harga tertinggi, tunggu hingga yen kembali mengalir, dolar AS menguat, akan ada masa depresi deflasi akibat krisis keuangan, saat itu masuk pasar lagi akan menjadi pilihan bijak. Ingat tahun 2008!
Pendapat yang mendukung bull market emas adalah sebagai berikut:
1. Ketidakstabilan geopolitik global, permintaan safe haven yang terus-menerus
Saat ini dunia sedang berada di era “damai dingin” dan perang lokal yang saling bersilangan. Dari kebuntuan di Eropa Timur hingga situasi di Timur Tengah, dan tindakan militer Amerika Serikat yang sering di seluruh dunia, risiko geopolitik sudah menjadi hal biasa. Emas sebagai aset tanpa batas negara dan tanpa risiko gagal bayar, secara alami menjadi “pelabuhan perlindungan” global.
2. Konflik perdagangan meningkat, arus globalisasi menurun
Dari “perang tarif” hingga blokade teknologi, dan “pengurangan risiko” dalam rantai pasok, sistem perdagangan global sedang dirombak. Ketidakpastian ini mendorong ekspektasi inflasi naik dan memicu bank sentral di berbagai negara untuk menambah cadangan emas sebagai lindung nilai terhadap risiko aset dolar, memberikan dukungan jangka panjang bagi harga emas.
3. Risiko perang meningkat, premi keamanan naik
Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ekspektasi perang akan mendorong harga emas naik. Saat ini, dari Eropa Timur ke Timur Tengah, dan ancaman kekerasan terhadap Iran oleh AS, situasi keamanan global terus tegang. “Premi keamanan” ini sudah sebagian tercermin dalam harga emas saat ini, tapi belum mencapai puncaknya.
4. Negara-negara mencetak uang secara gila-gilaan, mata uang kertas semakin cepat kehilangan nilai
Sejak krisis keuangan 2008 dan pandemi 2020, ekonomi utama dunia meluncurkan pelonggaran moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya. Utang pemerintah AS telah melebihi 38 triliun dolar, pangsa dolar dalam cadangan devisa global turun ke 56,32%, terendah sejak 1995. Emas, sebagai aset yang tidak bisa “dicetak”, nilainya sedang ditemukan kembali.
Kesimpulan dari pandangan di atas adalah dua atribut emas yang tidak bisa diabaikan: safe haven dan cadangan perang!
Pada 4000 dolar, orang mengira puncaknya; pada 5500 dolar, mungkin kita harus menyadari bahwa bull market besar yang sesungguhnya baru saja dimulai.
Menganggap emas sebagai “batu sandaran” dalam alokasi aset, bukan alat spekulasi jangka pendek, adalah cara terbaik untuk bertahan dan berkembang di era yang penuh gejolak ini.
#黄金 #Makro