Pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan berikutnya akan sangat bergantung pada bagaimana perkembangan fenomena harga yang melampaui fluktuasi sementara. Menurut laporan dari Odaily, para ahli dari ING berpendapat bahwa hasil indikator ekonomi ini dapat sepenuhnya mengarahkan ulang strategi penyesuaian suku bunga yang telah dipertimbangkan oleh lembaga tersebut untuk beberapa bulan ke depan.
Data Harga Sebagai Kompas Kebijakan Moneter
Angka Indeks Harga Konsumen akan dirilis dalam beberapa hari mendatang, tepat sebelum bank mengumumkan keputusan mereka tentang suku bunga. Para analis memperkirakan penurunan yang signifikan dalam tingkat inflasi bulan sebelumnya, yang dapat mendorong otoritas moneter untuk mempertimbangkan kembali jadwal kenaikan suku bunga mereka. Meskipun diperkirakan akan terjadi kontraksi dalam data inflasi umum, komponen inti dari indikator ini akan tetap menjadi termometer nyata dari tekanan inflasi yang terus-menerus di ekonomi Jepang.
Inflasi Inti: Perspektif Lebih Jauh dari Jangka Pendek
Pertumbuhan upah yang berkelanjutan dan stimulus fiskal yang diterapkan oleh pemerintah memberikan dukungan struktural agar inflasi inti tetap di atas target 2% yang ditetapkan oleh otoritas moneter. Faktor-faktor fundamental ini menunjukkan bahwa, ketika Bank of Japan berhasil memverifikasi bahwa ukuran inflasi inti ini akan secara konsisten melampaui ambang batas 2% dan mulai berbeda secara menguntungkan dari inflasi umum, besar kemungkinan lembaga tersebut akan melanjutkan penerapan kebijakan restriktif tambahan selama paruh kedua tahun ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Inflasi Inti Jepang: Faktor Penentu dalam Keputusan Bank Sentral
Pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan berikutnya akan sangat bergantung pada bagaimana perkembangan fenomena harga yang melampaui fluktuasi sementara. Menurut laporan dari Odaily, para ahli dari ING berpendapat bahwa hasil indikator ekonomi ini dapat sepenuhnya mengarahkan ulang strategi penyesuaian suku bunga yang telah dipertimbangkan oleh lembaga tersebut untuk beberapa bulan ke depan.
Data Harga Sebagai Kompas Kebijakan Moneter
Angka Indeks Harga Konsumen akan dirilis dalam beberapa hari mendatang, tepat sebelum bank mengumumkan keputusan mereka tentang suku bunga. Para analis memperkirakan penurunan yang signifikan dalam tingkat inflasi bulan sebelumnya, yang dapat mendorong otoritas moneter untuk mempertimbangkan kembali jadwal kenaikan suku bunga mereka. Meskipun diperkirakan akan terjadi kontraksi dalam data inflasi umum, komponen inti dari indikator ini akan tetap menjadi termometer nyata dari tekanan inflasi yang terus-menerus di ekonomi Jepang.
Inflasi Inti: Perspektif Lebih Jauh dari Jangka Pendek
Pertumbuhan upah yang berkelanjutan dan stimulus fiskal yang diterapkan oleh pemerintah memberikan dukungan struktural agar inflasi inti tetap di atas target 2% yang ditetapkan oleh otoritas moneter. Faktor-faktor fundamental ini menunjukkan bahwa, ketika Bank of Japan berhasil memverifikasi bahwa ukuran inflasi inti ini akan secara konsisten melampaui ambang batas 2% dan mulai berbeda secara menguntungkan dari inflasi umum, besar kemungkinan lembaga tersebut akan melanjutkan penerapan kebijakan restriktif tambahan selama paruh kedua tahun ini.