Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Stablecoin Memproses $35 Triliun Namun Hanya $390 Miliar untuk Pembayaran Nyata, Jauh Dari Kuadriliun dalam Potensi Pasar Global
Data terbaru dari McKinsey dan Artemis Analytics mengungkapkan kontras mencolok dalam ekosistem stablecoin: meski volume transaksi mencapai $35 triliun tahun lalu, hanya sekitar 1% dari angka tersebut yang mencerminkan pembayaran dunia nyata. Temuan ini menyoroti perbedaan signifikan antara aktivitas blockchain yang dilaporkan dengan pemanfaatan stablecoin untuk keperluan praktis.
Penelitian kedua lembaga ini memperkirakan bahwa pembayaran stablecoin yang sesungguhnya—yang mencakup transaksi bisnis ke vendor, pembayaran gaji, pengiriman remitansi, dan penyelesaian transaksi pasar modal—hanya mencapai sekitar $390 miliar. Angka ini jauh lebih rendah dari ekspektasi yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan pesat stablecoin dalam beberapa tahun terakhir.
Gap Dramatis Antara Volume Transaksi dan Pembayaran Substansial
Kontradiksi antara $35 triliun dalam pergerakan transaksi dan $390 miliar pembayaran nyata mengungkapkan realitas penting tentang komposisi aktivitas stablecoin. Mayoritas volume tersebut terdiri dari perdagangan spekulatif antar pengguna kripto, transfer internal antar dompet yang sama, dan fungsi teknis tingkat protokol yang tidak melibatkan pengguna akhir sebagai pembayar atau penerima.
Laporan McKinsey dan Artemis mencatat bahwa pembayaran stablecoin sesungguhnya hanya mewakili sekitar 0,02% dari total volume pembayaran global yang mencapai lebih dari $2 kuadriliun per tahun. Meskipun terlihat kecil dalam skala kuadriliun pasar pembayaran dunia, potensi pertumbuhan tetap dipandang signifikan mengingat belum optimalnya adopsi.
Persaingan di ruang pembayaran berbasis stablecoin mulai memanas dengan masuknya pemain tradisional seperti Visa dan Stripe bersama-sama dengan perusahaan kripto seperti Circle dan Tether yang memasarkan token mereka sebagai alternatif terhadap sistem transfer internasional yang lambat dan biaya tinggi. Namun, realitas menunjukkan bahwa adopsi masih jauh dari tingkat masif yang diidealkan.
Tiga Pilar Utilitas Stablecoin Saat Ini: B2B, Remitansi, dan Pasar Modal
Untuk memahami di mana stablecoin benar-benar digunakan, penelitian mengidentifikasi tiga segmen utama pengguna:
Transaksi Bisnis ke Bisnis (B2B) merupakan tulang punggung dengan volume tahunan sebesar $226 miliar, mencakup pembayaran antar perusahaan, penyelesaian kontrak, dan operasi perdagangan internasional. Segmen ini menunjukkan daya tarik paling kuat karena efisiensi biaya dan kecepatan transaksi lintas batas.
Penggajian Global dan Remitansi mencapai total $90 miliar, mencerminkan penggunaan stablecoin oleh individu untuk mengirim uang ke keluarga di luar negara atau menerima gaji dalam mata uang digital. Meskipun pertumbuhan di area ini konsisten, penetrasi masih terbatas pada demografi tertentu yang tech-savvy.
Aktivitas Pasar Modal seperti penyelesaian dana otomatis dalam transaksi sekuritas mencapai $8 miliar tahun lalu, merepresentasikan aplikasi yang paling spesifik dan berbasis institusional dalam ekosistem stablecoin saat ini.
Jalan Panjang Menuju Adopsi Masif dalam Kuadriliun Pasar Pembayaran
Para analis menekankan bahwa fakta bahwa pembayaran stablecoin nyata jauh lebih rendah dari ekspektasi umum tidak menghilangkan potensi jangka panjang teknologi ini. Sebaliknya, data ini menetapkan fondasi yang lebih realistis untuk mengevaluasi posisi pasar stablecoin saat ini dan mengidentifikasi hambatan yang perlu diatasi.
Kebanyakan narasi yang membandingkan volume stablecoin dengan volume transaksi Visa atau Mastercard mengabaikan nuansa penting: mayoritas aktivitas stablecoin adalah internal terhadap ekosistem kripto dan tidak melibatkan adopsi pembayaran konsumen yang luas. Hingga regulasi yang jelas ditetapkan, infrastruktur off-ramp diperkuat, dan kepercayaan konsumen terhadap token stabil meningkat, pertumbuhan pembayaran nyata akan tetap terbatas.
Penelitian ini berguna tidak hanya bagi pelaku industri namun juga bagi pengambil kebijakan untuk memahami di mana stablecoin benar-benar menciptakan nilai dan di mana hanya terjadi perpindahan akun di ekosistem kripto. Dengan pasar pembayaran global yang bernilai kuadriliun dolar dan terus berkembang, baru-baru ini menjadi pertanyaan penting berapa besar porsi yang akhirnya akan dipertahankan oleh stablecoin dalam dekade mendatang.