NFT (Non-Fungible Token) pasar yang “mati” hanyalah pandangan permukaan saja. Memang, pasar NFT yang pernah mencapai pendapatan bulanan 1 miliar dolar dan kini menyusut menjadi kurang dari sepertiga dari angka tersebut, tampak seperti memasuki masa dingin. Namun, Co-Founder Animoca Brands, Shi, menegaskan bahwa pasar ini hanyalah fase penyesuaian dan didukung secara kokoh oleh kolektor digital kaya yang setia.
Skala pasar menyusut sepertiga, kekayaan terus membeli
Pendapatan bulanan NFT selama 30 hari terakhir sekitar 300 juta dolar. Jika dibandingkan dengan puncaknya dari 10 miliar dolar per bulan pada 2021-2022, penurunan ini cukup besar. Tetapi yang penting adalah angka ini tetap dalam skala yang tidak bisa diabaikan, dan bahwa pengguna yang keluar bukanlah sekadar menghilang dari pasar, melainkan terjadi seleksi nyata antara kolektor sejati dan spekulan.
Shi menekankan bahwa yang saat ini memimpin pasar adalah “kolektor kaya yang sejati.” Para investor individu ini memiliki ikatan kuat dengan seni digital dan tidak membeli atau menjual untuk keuntungan jangka pendek, melainkan memegang karya sebagai aset jangka panjang. Sebagian dari mereka terus aktif membeli aset digital premium seperti Bored Apes dan Otherdeed Lands, dengan psikologi yang sama seperti mengoleksi Picasso atau Rolex di dunia nyata.
Portofolio NFT Shi sendiri dikatakan “sekitar 80% turun,” tetapi dia sendiri tidak menganggap ini sebagai kegagalan. Mereka tetap dianggap sebagai “aset jangka panjang penting” dan menunjukkan sikap tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek.
Hasrat memiliki karya digital dan aset jangka panjang
Esensi NFT adalah aset digital unik yang tercatat di blockchain. Sejak munculnya CryptoKitties di Ethereum pada paruh kedua 2017, NFT telah mengalami evolusi yang berombak. Melalui periode kenaikan spekulatif dan fase penyesuaian, pasar ini telah matang selama lebih dari lima tahun.
Bagi kolektor kaya, NFT sudah bertransformasi dari “target spekulasi baru” menjadi “simbol status dan identitas budaya.” Analogi Shi sangat menggugah: “Kolektor Picasso merasa dekat dengan kolektor Picasso lainnya. Mereka adalah bagian dari semacam klub. Ini juga berlaku untuk Ferrari, Lamborghini, dan jam Rolex. Versi digitalnya pun sama.”
Kesadaran komunitas inilah yang menjadi alasan pasar tidak benar-benar hilang. Kemampuan blockchain untuk menampilkan semua data secara transparan juga berfungsi sebagai mekanisme yang menjamin keaslian dan nilai karya.
Pembatalan NFT Paris dan tantangan industri
Pembatalan mendadak NFT Paris yang dijadwalkan pada April 2025 menjadi simbol tantangan pasar NFT. Namun, Shi menegaskan bahwa ini tidak secara langsung menandai kemunduran pasar NFT. Masalah yang lebih besar adalah perubahan drastis dalam sikap regulasi terhadap aset kripto di Prancis dan seluruh Eropa.
Prancis sebelumnya bersikap ramah terhadap aset kripto, tetapi dalam beberapa tahun terakhir berbalik arah. Otoritas regulasi perjudian mulai mengawasi ketat bisnis berbasis blockchain seperti platform Fantasy Sports “Sorare,” dan tekanan terhadap proyek NFT semakin meningkat.
Risiko keamanan yang memburuk dan dampaknya terhadap pasar
Salah satu faktor penting lain dari pembatalan NFT Paris adalah memburuknya lingkungan keamanan. Dalam satu tahun terakhir, di Prancis terjadi serangkaian kasus penculikan dan percobaan penculikan terhadap eksekutif dan investor aset kripto. Hal ini menyebabkan kolektor kaya dan peserta acara menghindari kunjungan ke Prancis karena kekhawatiran keamanan.
Shi juga menyatakan kekhawatiran ini: “NFT Paris bukan hanya karena sponsor tidak bisa didapatkan. Banyak orang berusaha menghindari Paris sedikit demi sedikit karena alasan keamanan.” Lingkungan yang memburuk ini menyulitkan penyelenggaraan acara internasional industri dan memberi dampak psikologis negatif terhadap pasar secara keseluruhan.
Transparansi blockchain mendukung keberlanjutan
Kekuatan terbesar pasar NFT saat ini adalah semua transaksi dan catatan kepemilikan yang tercatat secara permanen di blockchain. Ini memastikan keaslian karya, perpindahan kepemilikan, dan jejak nilai secara akurat.
Alasan Shi menyatakan bahwa “5 tahun lalu pasar adalah nol dolar” adalah untuk menekankan perkembangan pesat dan legitimasi pasar ini. “Segala sesuatu bersifat relatif dan tergantung sudut pandang,” katanya, menunjukkan bahwa penurunan skala pasar lebih diutamakan sebagai peningkatan mekanisme pasar yang lebih matang daripada sekadar penurunan angka.
Kolektor kaya membentuk pasar masa depan
Sebagai kesimpulan, menganggap pasar NFT sudah berakhir terlalu dini. Sebaliknya, pasar ini sedang mengalami proses penyaringan dari spekulan ke kolektor kaya yang sejati. Meskipun skala pasar sementara menyusut, selama blockchain tetap transparan, keinginan memiliki karya digital tetap ada, dan komunitas kolektor kaya global terus berkembang, pasar NFT akan terus berevolusi.
Tantangan industri seperti regulasi yang semakin ketat dan risiko keamanan memang nyata, tetapi pasar yang mampu melewati tantangan ini akan membangun ekosistem yang lebih matang dan berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
裕福なコレクターが支えるNFT市場:衰退の先にある真実
Pasar NFT yang Didukung oleh Kolektor Kaya: Kebenaran di Balik Kemunduran
NFT (Non-Fungible Token) pasar yang “mati” hanyalah pandangan permukaan saja. Memang, pasar NFT yang pernah mencapai pendapatan bulanan 1 miliar dolar dan kini menyusut menjadi kurang dari sepertiga dari angka tersebut, tampak seperti memasuki masa dingin. Namun, Co-Founder Animoca Brands, Shi, menegaskan bahwa pasar ini hanyalah fase penyesuaian dan didukung secara kokoh oleh kolektor digital kaya yang setia.
Skala pasar menyusut sepertiga, kekayaan terus membeli
Pendapatan bulanan NFT selama 30 hari terakhir sekitar 300 juta dolar. Jika dibandingkan dengan puncaknya dari 10 miliar dolar per bulan pada 2021-2022, penurunan ini cukup besar. Tetapi yang penting adalah angka ini tetap dalam skala yang tidak bisa diabaikan, dan bahwa pengguna yang keluar bukanlah sekadar menghilang dari pasar, melainkan terjadi seleksi nyata antara kolektor sejati dan spekulan.
Shi menekankan bahwa yang saat ini memimpin pasar adalah “kolektor kaya yang sejati.” Para investor individu ini memiliki ikatan kuat dengan seni digital dan tidak membeli atau menjual untuk keuntungan jangka pendek, melainkan memegang karya sebagai aset jangka panjang. Sebagian dari mereka terus aktif membeli aset digital premium seperti Bored Apes dan Otherdeed Lands, dengan psikologi yang sama seperti mengoleksi Picasso atau Rolex di dunia nyata.
Portofolio NFT Shi sendiri dikatakan “sekitar 80% turun,” tetapi dia sendiri tidak menganggap ini sebagai kegagalan. Mereka tetap dianggap sebagai “aset jangka panjang penting” dan menunjukkan sikap tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek.
Hasrat memiliki karya digital dan aset jangka panjang
Esensi NFT adalah aset digital unik yang tercatat di blockchain. Sejak munculnya CryptoKitties di Ethereum pada paruh kedua 2017, NFT telah mengalami evolusi yang berombak. Melalui periode kenaikan spekulatif dan fase penyesuaian, pasar ini telah matang selama lebih dari lima tahun.
Bagi kolektor kaya, NFT sudah bertransformasi dari “target spekulasi baru” menjadi “simbol status dan identitas budaya.” Analogi Shi sangat menggugah: “Kolektor Picasso merasa dekat dengan kolektor Picasso lainnya. Mereka adalah bagian dari semacam klub. Ini juga berlaku untuk Ferrari, Lamborghini, dan jam Rolex. Versi digitalnya pun sama.”
Kesadaran komunitas inilah yang menjadi alasan pasar tidak benar-benar hilang. Kemampuan blockchain untuk menampilkan semua data secara transparan juga berfungsi sebagai mekanisme yang menjamin keaslian dan nilai karya.
Pembatalan NFT Paris dan tantangan industri
Pembatalan mendadak NFT Paris yang dijadwalkan pada April 2025 menjadi simbol tantangan pasar NFT. Namun, Shi menegaskan bahwa ini tidak secara langsung menandai kemunduran pasar NFT. Masalah yang lebih besar adalah perubahan drastis dalam sikap regulasi terhadap aset kripto di Prancis dan seluruh Eropa.
Prancis sebelumnya bersikap ramah terhadap aset kripto, tetapi dalam beberapa tahun terakhir berbalik arah. Otoritas regulasi perjudian mulai mengawasi ketat bisnis berbasis blockchain seperti platform Fantasy Sports “Sorare,” dan tekanan terhadap proyek NFT semakin meningkat.
Risiko keamanan yang memburuk dan dampaknya terhadap pasar
Salah satu faktor penting lain dari pembatalan NFT Paris adalah memburuknya lingkungan keamanan. Dalam satu tahun terakhir, di Prancis terjadi serangkaian kasus penculikan dan percobaan penculikan terhadap eksekutif dan investor aset kripto. Hal ini menyebabkan kolektor kaya dan peserta acara menghindari kunjungan ke Prancis karena kekhawatiran keamanan.
Shi juga menyatakan kekhawatiran ini: “NFT Paris bukan hanya karena sponsor tidak bisa didapatkan. Banyak orang berusaha menghindari Paris sedikit demi sedikit karena alasan keamanan.” Lingkungan yang memburuk ini menyulitkan penyelenggaraan acara internasional industri dan memberi dampak psikologis negatif terhadap pasar secara keseluruhan.
Transparansi blockchain mendukung keberlanjutan
Kekuatan terbesar pasar NFT saat ini adalah semua transaksi dan catatan kepemilikan yang tercatat secara permanen di blockchain. Ini memastikan keaslian karya, perpindahan kepemilikan, dan jejak nilai secara akurat.
Alasan Shi menyatakan bahwa “5 tahun lalu pasar adalah nol dolar” adalah untuk menekankan perkembangan pesat dan legitimasi pasar ini. “Segala sesuatu bersifat relatif dan tergantung sudut pandang,” katanya, menunjukkan bahwa penurunan skala pasar lebih diutamakan sebagai peningkatan mekanisme pasar yang lebih matang daripada sekadar penurunan angka.
Kolektor kaya membentuk pasar masa depan
Sebagai kesimpulan, menganggap pasar NFT sudah berakhir terlalu dini. Sebaliknya, pasar ini sedang mengalami proses penyaringan dari spekulan ke kolektor kaya yang sejati. Meskipun skala pasar sementara menyusut, selama blockchain tetap transparan, keinginan memiliki karya digital tetap ada, dan komunitas kolektor kaya global terus berkembang, pasar NFT akan terus berevolusi.
Tantangan industri seperti regulasi yang semakin ketat dan risiko keamanan memang nyata, tetapi pasar yang mampu melewati tantangan ini akan membangun ekosistem yang lebih matang dan berkelanjutan.