Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Peran Transformasional Digitalisasi dalam Sistem Moneter Eropa
Transformasi digital dari metode pembayaran mewakili salah satu pilar strategi moneter Eropa untuk beberapa tahun ke depan. Seperti yang dinyatakan oleh pejabat Bank Sentral Italia baru-baru ini, baik mata uang bank maupun mata uang yang diterbitkan oleh bank sentral akan beralih ke format yang sepenuhnya digital, secara fundamental mendefinisikan ulang sistem moneter kontemporer.
Strategi Digitalisasi: Mata Uang Bank dan Perkembangannya
Dalam pidato terbaru di depan komite eksekutif asosiasi bank Italia, Fabio Panetta, gubernur Banca d’Italia, menekankan bahwa digitalisasi merupakan tren struktural jangka panjang dalam ekonomi Eropa. Menurut pandangannya, baik uang digital dari lembaga komersial maupun yang diterbitkan oleh bank sentral akan tetap menjadi fondasi yang kokoh dari sistem moneter.
Visi yang disampaikan oleh Panetta bertentangan dengan usulan sistem pembayaran alternatif. Ia menegaskan bahwa mata uang digital tradisional ini akan terus menjadi jangkar seluruh arsitektur keuangan, sementara bentuk aset digital lainnya akan berperan sebagai pelengkap semata.
Stablecoin dan Tempat Terbatasnya dalam Arsitektur Moneter
Yang disebut stablecoin menempati posisi subordinat dalam reorganisasi digital pasar keuangan ini. Menurut pejabat Italia, mata uang digital swasta ini secara fundamental bergantung pada kaitannya dengan mata uang fiduciary tradisional, yang secara alami membatasi kemampuan operasional independennya.
Ketergantungan struktural ini membuat stablecoin tidak cocok digunakan sebagai fondasi sistem moneter yang kokoh. Untuk berfungsi dengan stabilitas tertentu, mereka memerlukan jangkar yang terus-menerus pada mata uang konvensional, sebuah karakteristik yang membatasi mereka pada peran sekunder dalam infrastruktur keuangan modern.
Infrastruktur Pembayaran dalam Konteks Ketidakpastian Geopolitik
Pembuat kebijakan Eropa mengidentifikasi pembayaran digital sebagai bidang strategis yang kritis. Transformasi teknologi dan perubahan prioritas politik global menciptakan lingkungan di mana keputusan ekonomi tradisional semakin dipengaruhi oleh pertimbangan geopolitik, mengurangi mekanisme pasar murni.
Panetta mengamati bahwa poros ekonomi dunia sedang bergeser di bawah pengaruh kemajuan teknologi, dalam konteks yang jauh kurang kooperatif dibandingkan revolusi industri sebelumnya. Lembaga keuangan menghadapi tekanan signifikan saat beroperasi di lanskap geopolitik yang semakin terfragmentasi dan kompetitif.
Pengawasan Regulasi dan Perlindungan Stabilitas Keuangan
Melengkapi analisis strategis ini, Wakil Direktur Bank Italia, Chiara Scotti, menyampaikan pada September 2025 kekhawatiran khusus tentang stablecoin yang diterbitkan di berbagai yurisdiksi di bawah merek tunggal. Model lintas batas ini, menurut penilaiannya, menghadirkan risiko substansial dari segi legal, operasional, dan terhadap stabilitas sistem keuangan Eropa sendiri.
Scotti mendukung penerapan pembatasan ketat, membatasi stablecoin ini pada yurisdiksi dengan standar regulasi yang setara dan memberlakukannya mandat ketat dalam menjaga cadangan dan mekanisme penebusan. Penerbitan lintas batas, dalam pandangannya, dapat mengancam kerangka pengawasan yang telah ditetapkan oleh Uni Eropa.
Meskipun kekhawatiran ini cukup kuat, Scotti mengakui potensi stablecoin dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan efisiensi operasional pembayaran, asalkan diawasi secara tepat dalam kerangka sistem moneter Eropa.
Prospek Masa Depan untuk Arsitektur Moneter Digital
Konvergensi antara posisi Panetta dan Scotti menunjukkan strategi koheren dari otoritas moneter Eropa. Digitalisasi merupakan jalan tak terelakkan untuk evolusi sistem moneter, tetapi harus di bawah pengawasan ketat dan dengan mempertahankan peran utama lembaga-lembaga tradisional.
Perdebatan saat ini melampaui sekadar isu teknologi, mencerminkan kekhawatiran mendasar tentang kedaulatan moneter, stabilitas keuangan, dan kemampuan merespons tantangan geopolitik. Pembentukan infrastruktur digital pembayaran yang hati-hati muncul sebagai prioritas strategis bagi bank sentral yang berupaya menjaga sistem moneter yang tangguh dan berada di bawah kendali institusional yang memadai.