Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kebijakan Pajak Menghambat Bitcoin Menjadi Metode Pembayaran Harian
Penghalang-penghalang yang Menghambat Perkembangan Bitcoin (BTC) Menjadi Alat Pembayaran yang Nyata Tidak berasal dari teknologi, melainkan dari regulasi perpajakan yang kurang hati-hati. Menurut Cointelegraph, para ahli industri berpendapat bahwa kebijakan pajak saat ini merupakan hambatan terbesar terhadap adopsi luas Bitcoin dalam transaksi sehari-hari. Pierre Rochard, anggota dewan direksi perusahaan manajemen aset Bitcoin Strive, menekankan pentingnya masalah ini saat menganalisis faktor-faktor yang menghambat perkembangan Bitcoin sebagai mata uang transaksi.
Pembebasan Pajak De Minimis – Hambatan Besar dalam Penerimaan Bitcoin
Di pusat perdebatan adalah masalah kurangnya pembebasan pajak de minimis untuk transaksi Bitcoin kecil. Regulasi saat ini mengharuskan setiap transaksi BTC dikenai pajak, terlepas dari nilainya, yang telah menciptakan hambatan signifikan dalam penggunaan Bitcoin sebagai alat pertukaran umum. Ketika setiap transaksi kecil dikenai pajak, pengguna akan merasa sulit dan tidak nyaman, sehingga sedikit yang tertarik menggunakan Bitcoin untuk pembayaran harian.
Pada akhir tahun 2025, Institute of Bitcoin Policy, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada advokasi kebijakan, secara terbuka menyatakan kekhawatiran tentang pembatasan pajak ini. Mereka memperingatkan bahwa tidak adanya pembebasan pajak yang memadai untuk transaksi kecil akan terus menghambat proses Bitcoin menjadi pilihan pembayaran yang layak.
Usulan Regulasi dan Isu Pembeda Antara Bitcoin dan Stablecoin
Pembuat kebijakan AS telah mengusulkan berbagai usulan mengenai pembebasan pajak. Salah satu pendekatan yang sedang dipertimbangkan adalah hanya menerapkan pembebasan pajak untuk stablecoin yang terikat dolar AS, sementara mata uang kripto lain seperti Bitcoin akan dikecualikan. Stablecoin ini dijamin oleh uang fiat tunai atau surat berharga pemerintah jangka pendek. Pendekatan ini menuai tentangan keras dari komunitas Bitcoin.
Sebaliknya, pada pertengahan 2025, Senator Wyoming Cynthia Lummis, seorang pendukung terkenal bidang mata uang digital, memperkenalkan RUU yang lebih komprehensif. RUU ini mengusulkan pembebasan pajak de minimis untuk transaksi aset digital bernilai 300 dolar atau kurang, dengan batas tahunan sebesar 5.000 dolar. Selain itu, RUU ini juga mencakup ketentuan pembebasan pajak untuk sumbangan amal dalam bentuk mata uang digital, dan memungkinkan penangguhan penghasilan dari staking atau penambangan hingga aset tersebut dijual.
Suara dari Komunitas Bitcoin Menentang Kebijakan yang Tidak Adil
Tokoh-tokoh terkemuka di industri, seperti Jack Dorsey – pendiri perusahaan pembayaran Square – secara terbuka mendukung pembebasan pajak untuk transaksi Bitcoin kecil. Dorsey menekankan kebutuhan mendesak agar Bitcoin menjadi “mata uang harian” yang dapat digunakan secara normal secepat mungkin.
Marty Bent, pendukung Bitcoin dan salah satu pendiri platform Truth for the Commoner, mengkritik diskriminasi dalam usulan kebijakan. Bent berpendapat bahwa hanya menerapkan pembebasan pajak untuk stablecoin tanpa memasukkan Bitcoin adalah “tidak masuk akal” dan tidak adil. Pendapat ini mencerminkan ketidakpuasan dalam komunitas Bitcoin terhadap kebijakan yang mereka anggap tidak adil.
Perdebatan ini memperjelas kompleksitas dalam mengintegrasikan mata uang digital ke dalam sistem keuangan sehari-hari. Ini juga menunjukkan perlunya pengembangan kebijakan secara hati-hati, agar masalah perpajakan tidak menghambat potensi nyata Bitcoin dan aset digital lainnya dalam ekonomi masa depan.