Mekanisme baru yang diumumkan oleh komunitas Spark akan menjadi reformasi penting terhadap sistem operasi SubDAO proxy yang ada. Dalam proposal ini, beberapa parameter penting akan disesuaikan secara bertahap untuk meningkatkan efisiensi tata kelola dan manajemen risiko.
Peninjauan Parameter Utama untuk Meningkatkan Efisiensi Operasi
Inti dari proposal ini adalah memperpendek siklus operasi. Siklus operasi target yang sebelumnya 24 bulan akan dikurangi menjadi 12 bulan, memungkinkan pengambilan keputusan dan perbaikan yang lebih cepat. Pada saat yang sama, periode tinjauan persyaratan modal risiko (RRC) juga akan dipersingkat secara signifikan dari 12 bulan menjadi 3 bulan. Perubahan ini diharapkan dapat mencerminkan kondisi pasar terbaru dalam penilaian risiko.
Penyesuaian Persyaratan Jaminan dan Tingkat Buyback
Jaminan produk Spark akan dikurangi dari 5 juta USDS menjadi 1 juta USDS. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih mudah diakses oleh lebih banyak peserta untuk berpartisipasi dalam pengoperasian proxy. Di sisi lain, tingkat buyback standar akan dinaikkan dari 10% menjadi 25%, memperkuat mekanisme pengembalian kepada pemegang token.
Pengenalan Mekanisme “Penerima Buyback” yang Baru
Parameter “Penerima Buyback” yang baru diperkenalkan dalam reformasi ini adalah fungsi penting yang menentukan arah dan likuiditas token SPK yang dibeli oleh pelaku buyback. Mekanisme ini diharapkan dapat membuat aliran token menjadi lebih transparan dan dikelola secara efisien.
Makna dari Reformasi Ini
Dengan penyesuaian beberapa mekanisme secara bersamaan, sistem proxy SubDAO kini berkembang menjadi sistem operasi yang lebih adaptif. Proposal ini akan menjadi langkah penting menuju pertumbuhan berkelanjutan ekosistem Spark dan penciptaan lingkungan tata kelola yang lebih sehat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Spark protokol melakukan pembaruan menyeluruh pada mekanisme pengelolaan, mengumumkan rencana reformasi besar-besaran terhadap sistem proxy SubDAO
Mekanisme baru yang diumumkan oleh komunitas Spark akan menjadi reformasi penting terhadap sistem operasi SubDAO proxy yang ada. Dalam proposal ini, beberapa parameter penting akan disesuaikan secara bertahap untuk meningkatkan efisiensi tata kelola dan manajemen risiko.
Peninjauan Parameter Utama untuk Meningkatkan Efisiensi Operasi
Inti dari proposal ini adalah memperpendek siklus operasi. Siklus operasi target yang sebelumnya 24 bulan akan dikurangi menjadi 12 bulan, memungkinkan pengambilan keputusan dan perbaikan yang lebih cepat. Pada saat yang sama, periode tinjauan persyaratan modal risiko (RRC) juga akan dipersingkat secara signifikan dari 12 bulan menjadi 3 bulan. Perubahan ini diharapkan dapat mencerminkan kondisi pasar terbaru dalam penilaian risiko.
Penyesuaian Persyaratan Jaminan dan Tingkat Buyback
Jaminan produk Spark akan dikurangi dari 5 juta USDS menjadi 1 juta USDS. Hal ini akan menciptakan lingkungan yang lebih mudah diakses oleh lebih banyak peserta untuk berpartisipasi dalam pengoperasian proxy. Di sisi lain, tingkat buyback standar akan dinaikkan dari 10% menjadi 25%, memperkuat mekanisme pengembalian kepada pemegang token.
Pengenalan Mekanisme “Penerima Buyback” yang Baru
Parameter “Penerima Buyback” yang baru diperkenalkan dalam reformasi ini adalah fungsi penting yang menentukan arah dan likuiditas token SPK yang dibeli oleh pelaku buyback. Mekanisme ini diharapkan dapat membuat aliran token menjadi lebih transparan dan dikelola secara efisien.
Makna dari Reformasi Ini
Dengan penyesuaian beberapa mekanisme secara bersamaan, sistem proxy SubDAO kini berkembang menjadi sistem operasi yang lebih adaptif. Proposal ini akan menjadi langkah penting menuju pertumbuhan berkelanjutan ekosistem Spark dan penciptaan lingkungan tata kelola yang lebih sehat.