Berita Pasar Kedelai: Tekanan Harga di Tengah Ekspektasi Pasokan yang Meningkat

Aktivitas perdagangan terbaru di pasar kedelai mencerminkan interaksi kompleks antara dinamika pasokan dan perkiraan ekspor yang membentuk prospek jangka pendek. Berita pasar kedelai terbaru menunjukkan kelemahan moderat di seluruh kontrak bulan depan Kamis pagi, dengan para trader menilai kembali posisi mereka menjelang rilis data ekspor penting.

Kedelai Bulan Depan Menurun karena Aktivitas Ekspor yang Luas

Kontrak berjangka kedelai mengalami penurunan sebesar 1 hingga 3 ¼ sen di seluruh bulan mendatang selama sesi perdagangan terakhir. Rata-rata harga kedelai tunai nasional turun 3 sen menjadi $9.90, menunjukkan tekanan dasar pada nilai spot. Kontrak kedelai meal menunjukkan kekuatan, naik $3.40 menjadi $3.70 per ton, sementara kontrak minyak kedelai turun 30 hingga 35 poin, menunjukkan kekuatan yang berbeda di seluruh kompleks kedelai.

USDA mengungkapkan aktivitas ekspor awal, mencatat penjualan pribadi sebanyak 192.350 MT kedelai ke tujuan yang tidak disebutkan. Transaksi ekspor ini mencerminkan permintaan internasional yang berkelanjutan, meskipun para pelaku pasar memantau pengumuman penjualan ekspor mingguan yang akan dirilis Jumat pagi.

Perkiraan Ekspor Mendatang Mendorong Posisi Pasar

Ekspektasi penjualan ekspor mingguan membentuk sentimen trader menjelang rilis data. Konsensus pasar memperkirakan penjualan ekspor kedelai antara 1,5 dan 3 juta metrik ton untuk minggu mulai 15 Januari, setelah pengumuman terkumpul sebanyak 1,403 MMT minggu sebelumnya. Proyeksi ekspor kedelai meal berkisar antara 200.000 hingga 500.000 MT, sementara penjualan minyak kedelai diperkirakan antara 5.000 dan 25.000 MT.

Perkiraan ekspor ini menjadi sangat penting mengingat pertimbangan pasokan global dan pola pembelian internasional, dengan trader menyesuaikan posisi mereka menjelang angka penjualan yang dikonfirmasi.

Produksi Kedelai Brasil yang Meningkat Membentuk Pasar Global

Produksi Brasil tetap menjadi faktor penting dalam dinamika pasokan kedelai global. Perkiraan crush terbaru dari ABIOVE memproyeksikan 61 juta metrik ton untuk Brasil, naik 2,5 MMT dari tahun ke tahun, berdasarkan perkiraan panen sebesar 177,12 MMT. Organisasi ini juga memperkirakan ekspor kedelai Brasil mencapai 111,5 MMT untuk 2026, meningkat 3,3 MMT dibandingkan tahun sebelumnya.

Perluasan pasokan Brasil menambah gambaran kedelai global, berpotensi mempengaruhi dinamika harga ke depan dan daya saing ekspor.

Struktur Harga Berjangka Mencerminkan Tekanan Jangka Pendek

Kutipan kontrak berjangka kedelai saat ini mencerminkan penyesuaian harga di seluruh bulan kontrak. Kedelai Maret 2026 ditutup di $10.61 ¼, turun 3 ¼ sen, dengan nilai tunai terdekat di $9.91, turun 3 sen. Kontrak Mei 2026 mengalami penurunan 1 ¾ sen menjadi $10.73 ¼, sementara kedelai Juli 2026 melemah 1 ¼ sen menjadi $10.86.

Struktur di seluruh bulan kontrak menunjukkan bahwa trader memasukkan penilaian pasokan saat ini dan ekspektasi ekspor ke dalam penetapan harga ke depan, dengan kelemahan terkonsentrasi pada bulan pengiriman jangka pendek yang mencerminkan pertimbangan pasokan segera.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)