Seuntai kata yang sangat menyembuhkan: “Ketika hanya tersisa kamu sendiri, kamu adalah tentara sekaligus tampan; saat tidak ada yang bisa diandalkan, kamu adalah ribuan pasukan. Banyak saat, kamu harus berjalan sendiri. Ini bukan kesepian, ini tidak punya pilihan. Jalanmu sendiri yang harus dilalui, rasa sakit di hati ditanggung sendiri, selain bertahan keras, tetap bertahan keras.” Yang disebut pertumbuhan adalah proses mengeluarkan sedikit demi sedikit anggapan bahwa “ada orang yang bisa diandalkan” dari dalam pikiran. Akhirnya kamu akan menyadari, bahwa kamu adalah satu-satunya sahabat yang selalu ada, yang tidak pernah libur. Ini bukan sekadar motivasi palsu. Psikolog Wu Zhihong juga pernah menyebutkan, salah satu tanda kedewasaan adalah berkembangnya “orang tua internal”, yang mampu menenangkan dan memotivasi diri sendiri. Lihatlah orang-orang yang berhasil dalam sejarah, siapa yang tidak pernah mengalami “momen paling gelap”? Su Shi diasingkan berkali-kali, di tanah yang tandus, teman-temannya hilang, dia menulis puisi, membuat anggur, meneliti makanan lezat, dengan keras mengubah tempat pengasingannya menjadi rumah spiritual. Ribuan pasukannya adalah ilmu pengetahuan di dadanya dan ketajaman “di mana hati ini tenang, di situ adalah tanah airku”. Jadi, kekuatan sejati bukanlah tidak pernah meminta bantuan, tetapi memahami bahwa beberapa jalan memang harus dilalui sendiri, dan beberapa rintangan harus dilalui sendiri. Belajar memberi semangat pada diri sendiri saat tidak ada yang memuji, memberi perintah pada diri sendiri saat dikelilingi oleh tantangan. Proses ini adalah melatih hati menjadi kepompong, lalu mengubah kepompong itu menjadi baju zirah. Bagi kita orang biasa, keberanian “ribuan pasukan” ini bisa berupa mie yang kita masak sendiri setelah lembur larut malam, suasana hati yang tetap stabil setelah anak menangis dan membuat frustrasi, atau menata sedikit demi sedikit kekacauan hari-hari yang berantakan menjadi sebuah tatanan yang milik sendiri. Kemenangan kecil dan spesifik ini jauh lebih kokoh daripada kata-kata sombong apa pun. Pada akhirnya, kesepian adalah warna dasar, dan mengatasi sendiri adalah naluri. Ketika kamu tidak lagi mencari atap di mana-mana, kamu sendiri yang menjadi rumah yang mampu melindungi dari angin dan hujan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan