Daimler Truck Holding AG menghadapi kondisi pasar yang menantang pada tahun 2025, dengan total penjualan truk menurun menjadi 422.510 unit dari 460.409 unit di tahun sebelumnya. Penurunan sebesar 8% ini mencerminkan kelemahan yang lebih luas di sektor kendaraan komersial, meskipun produsen yang berbasis di Jerman ini terus mempertahankan posisi kompetitifnya di pasar utama. Kinerja kuartal keempat sangat dipengaruhi, dengan pengiriman grup mencapai 117.974 unit dibandingkan 124.386 unit setahun sebelumnya.
Navigasi Mercedes-Benz Trucks Melalui Gejolak Pasar
Meskipun kelembutan secara keseluruhan di grup, Mercedes-Benz Trucks menunjukkan ketahanan yang mengejutkan di segmen tertentu. Merek ini mencatat penjualan unit sebanyak 159.871 unit, hampir datar dibandingkan 159.540 unit tahun lalu, menunjukkan pertahanan pangsa pasar yang stabil. Lebih dari itu, kuartal terakhir menunjukkan perubahan yang signifikan, dengan Mercedes-Benz Trucks mencatat penjualan sebanyak 48.841 unit versus 43.806 unit di periode yang sama tahun lalu—peningkatan yang berarti yang menunjukkan momentum pemulihan memasuki tahun 2026.
Segmen Kendaraan Listrik Menjadi Titik Cerah
Perkembangan paling mencolok dalam hasil Daimler Truck tahun 2025 adalah pertumbuhan pesat dalam pengiriman kendaraan listrik berbasis baterai. Penjualan truk dan bus listrik berbasis baterai melonjak dua pertiga, naik menjadi 6.726 unit dari 4.035 unit, menegaskan adopsi pasar yang semakin cepat terhadap kendaraan komersial tanpa emisi. Ini menandai perubahan penting dalam lanskap penjualan truk, karena operator armada semakin memprioritaskan elektrifikasi untuk memenuhi regulasi emisi. Tren pertumbuhan segmen ini menunjukkan bahwa meskipun penjualan truk tradisional menghadapi tekanan jangka pendek, grup ini berhasil bertransisi menuju solusi mobilitas berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penjualan Daimler Truck Menurun 8% pada 2025 di Tengah Tantangan Pasar
Daimler Truck Holding AG menghadapi kondisi pasar yang menantang pada tahun 2025, dengan total penjualan truk menurun menjadi 422.510 unit dari 460.409 unit di tahun sebelumnya. Penurunan sebesar 8% ini mencerminkan kelemahan yang lebih luas di sektor kendaraan komersial, meskipun produsen yang berbasis di Jerman ini terus mempertahankan posisi kompetitifnya di pasar utama. Kinerja kuartal keempat sangat dipengaruhi, dengan pengiriman grup mencapai 117.974 unit dibandingkan 124.386 unit setahun sebelumnya.
Navigasi Mercedes-Benz Trucks Melalui Gejolak Pasar
Meskipun kelembutan secara keseluruhan di grup, Mercedes-Benz Trucks menunjukkan ketahanan yang mengejutkan di segmen tertentu. Merek ini mencatat penjualan unit sebanyak 159.871 unit, hampir datar dibandingkan 159.540 unit tahun lalu, menunjukkan pertahanan pangsa pasar yang stabil. Lebih dari itu, kuartal terakhir menunjukkan perubahan yang signifikan, dengan Mercedes-Benz Trucks mencatat penjualan sebanyak 48.841 unit versus 43.806 unit di periode yang sama tahun lalu—peningkatan yang berarti yang menunjukkan momentum pemulihan memasuki tahun 2026.
Segmen Kendaraan Listrik Menjadi Titik Cerah
Perkembangan paling mencolok dalam hasil Daimler Truck tahun 2025 adalah pertumbuhan pesat dalam pengiriman kendaraan listrik berbasis baterai. Penjualan truk dan bus listrik berbasis baterai melonjak dua pertiga, naik menjadi 6.726 unit dari 4.035 unit, menegaskan adopsi pasar yang semakin cepat terhadap kendaraan komersial tanpa emisi. Ini menandai perubahan penting dalam lanskap penjualan truk, karena operator armada semakin memprioritaskan elektrifikasi untuk memenuhi regulasi emisi. Tren pertumbuhan segmen ini menunjukkan bahwa meskipun penjualan truk tradisional menghadapi tekanan jangka pendek, grup ini berhasil bertransisi menuju solusi mobilitas berkelanjutan.