Anggur dikenal dengan julukan “buah awet muda, buah umur panjang, buah agate, biji bodhi, dewa buah-buahan” dan lain-lain. Terutama anggur merah dan anggur ungu, yang mengandung “resveratrol” dalam jumlah yang cukup tinggi, sebuah zat yang telah terbukti secara penelitian memiliki sifat anti-inflamasi, anti-kanker, dan melindungi fungsi jantung. Anggur merah—mengandung enzim terbalik, dapat melunakkan pembuluh darah, mencegah pembentukan trombus. Anggur ungu—kaya akan antosianin, dapat mempercantik dan melawan penuaan.📢Perubahan yang diberikan tubuh dengan sering mengonsumsi anggur⤵️Sebuah studi dari Universitas New England Barat menunjukkan bahwa anggur mengandung lebih dari 1600 senyawa alami, termasuk flavonoid dan antosianin yang mampu membersihkan radikal bebas, serta resveratrol yang memiliki potensi perlindungan sel. Zat-zat ini dapat membawa manfaat kesehatan beragam bagi tubuh↓↓⭐Sistem kardiovaskularResveratrol dan antosianin sebagai komponen utama dalam anggur, dapat mengaktifkan sel endotel pembuluh darah, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, serta menghambat oksidasi trigliserida dan “kolesterol jahat”, mengurangi pembentukan plak di pembuluh darah.⭐Kesehatan ususPolifenol anggur membantu menjaga integritas penghalang usus, serta secara selektif mendorong pertumbuhan probiotik, meningkatkan keragaman dan stabilitas flora usus, sehingga memberikan efek antioksidan dan anti-inflamasi.⭐Fungsi otakPenelitian menunjukkan bahwa anggur mungkin memiliki pengaruh positif terhadap otak, termasuk meningkatkan fungsi kognitif, mengoptimalkan efisiensi transmisi saraf, dan mengurangi reaksi inflamasi.⭐Perlindungan kulitKomponen flavonoid dalam anggur membantu meningkatkan daya tahan kulit terhadap radiasi ultraviolet.🍇Disarankan mengonsumsi anggur utuh, sebaiknya bersama kulitnya. Saat memeras jus, juga harus mempertahankan kulit dan bijinya agar tidak kehilangan resveratrol. Asupan harian yang direkomendasikan sekitar 200 gram, sekitar 20 butir anggur berukuran sedang.⚠️Bagi penderita diabetes atau orang dengan resistensi insulin, disarankan mengonsumsi dalam jumlah kecil atau dengan hati-hati, dengan pengawasan kadar gula darah. (Bukan saran medis, hanya berbagi hasil penelitian)#逆转胰岛素抵抗 #Membalikkan sindrom metabolik

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan