Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perdebatan tentang keamanan pesan: Pendiri Telegram mengutip masalah WhatsApp
Lingkaran setan keamanan pada platform perpesanan tidak pernah berhenti. Baru-baru ini, perdebatan dipicu oleh gugatan yang menuduh bahwa Meta memiliki akses ke konten pesan pengguna WhatsApp. Dalam konteks ini, Pavel Durov, pendiri Telegram, secara terbuka mengutip kelemahan keamanan WhatsApp, namun langkah tersebut juga menimbulkan pertanyaan tentang keandalan Telegram itu sendiri.
Kritik dari para pemimpin industri
Pavel Durov bukan satu-satunya yang mengekstrak masalah keamanan dari insiden di WhatsApp. Pakar keamanan telah lama memperingatkan tentang kerentanan dalam protokol enkripsi platform dan kemampuan untuk mencegat pesan. Ketika Durov mengutip cacat ini, dia mengeksploitasi kekhawatiran yang sah dari komunitas pengguna. Namun, menurut NS3.AI, Telegram juga menghadapi tantangan keamanannya sendiri.
Tantangan keamanan yang meluas
Ceritanya menjadi lebih rumit ketika Elon Musk meluncurkan XChat sebagai alternatif WhatsApp. Alih-alih mengatasi masalah keselamatan, langkah ini membuka risiko keamanan baru yang terkait dengan platform baru. Pemeriksaan realitas telah menunjukkan bahwa tidak ada solusi sederhana untuk masalah pesan aman—setiap platform memiliki kelemahannya sendiri untuk ditangani.
Pelajaran untuk pengguna
Acara ini menekankan bahwa ketika para pemimpin industri mengutip masalah keamanan saingan, pengguna harus mempertimbangkan gambaran keseluruhan. Tidak disarankan untuk sepenuhnya mempercayai kutipan dari satu sisi, tetapi untuk membandingkan fitur keamanan setiap platform secara mandiri. Keamanan online adalah masalah yang mendesak, tetapi solusinya bukan terletak pada mempercayai satu pihak tetapi pada pilihan yang cermat dan pembaruan rutin.