Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah menjelaskan bahwa potensi perubahan harga emas tidak akan menjadi pendorong utama keputusan kebijakan bank sentral. Menurut laporan yang mengutip komentar terbaru Powell, pertanyaan apakah harga emas akan naik atau turun tetap di luar fokus kebijakan inti Federal Reserve. Ini menandakan perbedaan penting dalam bagaimana The Fed mendekati kebijakan moneter dibandingkan dengan dinamika pasar yang spesifik terhadap aset tertentu.
Posisi Powell tentang Emas dan Pemantauan Harga Aset
Powell mengakui bahwa meskipun Federal Reserve memantau pergerakan di berbagai kelas aset sebagai bagian dari pengawasan pasar yang lebih luas, emas secara khusus tidak mendapatkan perhatian signifikan dalam pembahasan kebijakan. Ketua The Fed menegaskan bahwa harga emas akan diamati sebagai bagian dari ekosistem aset secara umum, tetapi fluktuasi komoditas individual tidak mempengaruhi keputusan inti bank sentral tentang suku bunga dan stimulus moneter. Ini mencerminkan pendekatan tradisional The Fed untuk tetap fokus pada lapangan kerja, inflasi, dan stabilitas ekonomi daripada pasar komoditas tertentu.
Implikasi untuk Arah Kebijakan Masa Depan
Keterangan Ketua Federal Reserve memberikan kejelasan bagi pelaku pasar yang bertanya-tanya apakah pergeseran harga emas akan mengubah prioritas Fed. Panduan Powell menunjukkan bahwa investor tidak boleh mengharapkan pembalikan kebijakan berdasarkan penilaian logam mulia. Sebaliknya, The Fed akan terus memantau indikator makroekonomi sebagai penentu utama kebijakan moneter. Selain itu, Powell menyarankan penggantinya untuk menjaga independensi politik selama masa jabatan mereka, memperkuat komitmen institusi terhadap pengambilan keputusan berbasis data daripada tekanan eksternal, yang lebih menegaskan bahwa kekhawatiran spesifik terhadap komoditas—termasuk apakah harga emas akan melonjak atau menurun—tetap menjadi prioritas sekunder dibandingkan mandat ekonomi yang lebih luas dari The Fed.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa arti sikap Powell bagi pergerakan harga emas?
Ketua Federal Reserve Jerome Powell telah menjelaskan bahwa potensi perubahan harga emas tidak akan menjadi pendorong utama keputusan kebijakan bank sentral. Menurut laporan yang mengutip komentar terbaru Powell, pertanyaan apakah harga emas akan naik atau turun tetap di luar fokus kebijakan inti Federal Reserve. Ini menandakan perbedaan penting dalam bagaimana The Fed mendekati kebijakan moneter dibandingkan dengan dinamika pasar yang spesifik terhadap aset tertentu.
Posisi Powell tentang Emas dan Pemantauan Harga Aset
Powell mengakui bahwa meskipun Federal Reserve memantau pergerakan di berbagai kelas aset sebagai bagian dari pengawasan pasar yang lebih luas, emas secara khusus tidak mendapatkan perhatian signifikan dalam pembahasan kebijakan. Ketua The Fed menegaskan bahwa harga emas akan diamati sebagai bagian dari ekosistem aset secara umum, tetapi fluktuasi komoditas individual tidak mempengaruhi keputusan inti bank sentral tentang suku bunga dan stimulus moneter. Ini mencerminkan pendekatan tradisional The Fed untuk tetap fokus pada lapangan kerja, inflasi, dan stabilitas ekonomi daripada pasar komoditas tertentu.
Implikasi untuk Arah Kebijakan Masa Depan
Keterangan Ketua Federal Reserve memberikan kejelasan bagi pelaku pasar yang bertanya-tanya apakah pergeseran harga emas akan mengubah prioritas Fed. Panduan Powell menunjukkan bahwa investor tidak boleh mengharapkan pembalikan kebijakan berdasarkan penilaian logam mulia. Sebaliknya, The Fed akan terus memantau indikator makroekonomi sebagai penentu utama kebijakan moneter. Selain itu, Powell menyarankan penggantinya untuk menjaga independensi politik selama masa jabatan mereka, memperkuat komitmen institusi terhadap pengambilan keputusan berbasis data daripada tekanan eksternal, yang lebih menegaskan bahwa kekhawatiran spesifik terhadap komoditas—termasuk apakah harga emas akan melonjak atau menurun—tetap menjadi prioritas sekunder dibandingkan mandat ekonomi yang lebih luas dari The Fed.