Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apa yang Sebenarnya Dipikirkan Peter Schiff tentang Masa Depan Bitcoin
Ekonom veteran Peter Schiff sekali lagi menantang industri cryptocurrency, kali ini mempertanyakan apakah Bitcoin layak mendapatkan posisi pasar saat ini. Alih-alih melihat mata uang digital sebagai aset keuangan revolusioner, Schiff memandang dorongan untuk regulasi crypto sebagai upaya utama mendapatkan legitimasi pemerintah daripada demonstrasi pengelolaan diri yang sejati. Skeptisisme-nya menimbulkan pertanyaan penting tentang proposisi nilai sebenarnya dari cryptocurrency dalam ekonomi digital yang semakin berkembang.
Pertanyaan Nilai Intrinsik: Argumen Inti Peter Schiff
Di inti kritik Peter Schiff terletak kekhawatiran mendasar: Bitcoin tidak didukung oleh sesuatu yang nyata yang secara tradisional mendukung aset berharga. Sementara pendukung mempromosikan desentralisasi dan kelangkaan, Schiff berpendapat bahwa cryptocurrency beroperasi tanpa nilai intrinsik—berlawanan dengan aset favoritnya, emas, yang memiliki preseden historis dan aplikasi praktis. Argumen ini kembali muncul dalam komentar terbaru, dengan Schiff menunjuk pada kinerja Bitcoin yang relatif kurang baik dibandingkan emas selama empat tahun terakhir sebagai bukti yang mendukung tesisnya. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan sekitar 70.790, fluktuasi harga Bitcoin hanya memperkuat kekhawatirannya tentang volatilitas sebagai kelemahan mendasar.
Ketertarikan Institusional Mungkin Bukan Pengubah Permainan
Peter Schiff memprediksi bahwa antusiasme dari investor institusional, yang pernah dipuji sebagai momen terobosan crypto, akhirnya akan menurun daripada meningkat. Dia menyarankan bahwa seiring penguatan kerangka regulasi dan kenyataan yang mulai terasa, institusi keuangan besar mungkin akan meninjau kembali posisi mereka. Perspektif ini secara langsung menantang kepercayaan umum bahwa adopsi institusional merupakan titik balik legitimasi dan stabilitas harga Bitcoin. Ramalan Schiff menyiratkan bahwa lonjakan partisipasi institusional baru-baru ini bisa bersifat sementara—sebuah siklus daripada transformasi pasar permanen.
Masalah Volatilitas dan Stabilitas
Aspek kunci lain dari posisi Peter Schiff berfokus pada fluktuasi harga Bitcoin yang ekstrem dan kecocokannya sebagai aset cadangan. Dia berargumen bahwa mata uang digital tidak dapat memenuhi peran stabilisasi yang secara tradisional dimainkan emas dalam portofolio dan cadangan nasional. Sifat pasar cryptocurrency yang reaktif terhadap siklus berita, perkembangan regulasi, dan perubahan sentimen membuat Bitcoin secara fundamental tidak cocok untuk institusi yang mencari kepemilikan yang dapat diprediksi dan bervolatilitas rendah. Pembatasan ini, menurut Schiff, membuat Bitcoin tidak layak dipertimbangkan secara serius sebagai aset cadangan strategis.
Perdebatan Lebih Luas Terus Berlanjut
Kritik berkelanjutan Peter Schiff mewakili satu suara dalam perdebatan yang semakin mempolarisasi tentang adopsi cryptocurrency. Sementara skeptis seperti Schiff mengangkat poin valid tentang nilai intrinsik dan stabilitas, pendukung blockchain membalas dengan argumen tentang efek jaringan dan evolusi aset digital. Kenyataannya, trajektori Bitcoin kemungkinan akan ditentukan lebih sedikit oleh posisi retoris dan lebih oleh pola adopsi nyata, perkembangan regulasi, dan pergeseran makroekonomi. Apakah prediksi Peter Schiff tentang menurunnya minat institusional akan terwujud tetap menjadi salah satu pertanyaan yang paling diawasi secara ketat di pasar crypto hari ini.