Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Zimbabwe Mengajukan Keanggotaan BRICS, Negara di Afrika Selatan Memperkuat Posisi Blok Berkembang
Dalam perkembangan terkini, Zimbabwe secara formal telah mengajukan aplikasi untuk bergabung dengan BRICS, blok ekonomi yang terus mengalami ekspansi signifikan. Negara di Afrika Selatan ini sedang menunggu respons dari para anggota yang sudah ada, dengan indikasi positif dari Rusia, Afrika Selatan, dan Brasil yang menunjukkan sikap mendukung.
Permohonan Zimbabwe Mendapat Dukungan dari Anggota Utama
BRICS saat ini beranggotakan 11 negara setelah Indonesia resmi bergabung di awal 2025. Zimbabwe, sebagai negara di Afrika Selatan yang strategis, melihat momentum yang menguntungkan untuk masuk dalam blok ini. Dengan dukungan dari tiga anggota besar—khususnya Afrika Selatan yang merupakan tetangga regional—prospek persetujuan Zimbabwe terlihat cukup cerah. Langkah ini mencerminkan komitmen BRICS dalam memperdalam integrasi ekonomi di kawasan Afrika.
Lebih dari 20 Negara Berlomba Bergabung dengan BRICS
Antusiasme untuk bergabung dengan BRICS terus meningkat di berbagai belahan dunia. Selain Zimbabwe, lebih dari 20 negara lainnya seperti Bahrain, Malaysia, Turki, dan Vietnam telah melakukan pendaftaran. Gelombang permohonan ini menunjukkan bahwa BRICS berhasil memposisikan dirinya sebagai alternatif yang menarik bagi negara-negara yang mencari mekanisme kerja sama ekonomi yang berbeda dari sistem yang ada.
BRICS Sebagai Alternatif Sistem Keuangan Global
Pertumbuhan BRICS bukan hanya tentang penambahan anggota, melainkan tentang penciptaan infrastruktur keuangan yang independen dari dominasi Barat. Permintaan masuk dari berbagai negara mengindikasikan bahwa negara-negara di seluruh dunia, termasuk negara di Afrika Selatan seperti Zimbabwe, mencari solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan internasional yang ada. Ekspansi berkelanjutan ini diperkirakan akan memperkuat posisi BRICS sebagai kekuatan ekonomi yang semakin berpengaruh di panggung global.