Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Partai Demokrat Seoul Mendorong Persyaratan Modal Wajib untuk Penerbit Stablecoin
Lanskap politik Korea Selatan menyaksikan pergeseran signifikan dalam regulasi cryptocurrency. Partai Demokrat sedang mengusulkan legislasi komprehensif yang akan menetapkan standar modal minimum untuk operator stablecoin—langkah penting dalam membentuk ekosistem aset digital negara tersebut. Kerangka yang diusulkan mengharuskan penerbit stablecoin untuk mempertahankan setidaknya 5 miliar won ($3,6 juta) dalam cadangan modal, menandai komitmen Korea terhadap perlindungan konsumen dan stabilitas pasar di ruang mata uang digital yang sedang berkembang.
Memperkuat Standar Modal Korea untuk Operasi Stablecoin
Inisiatif ini merupakan tonggak dari Rancangan Undang-Undang Dasar Aset Digital yang diharapkan, yang direncanakan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang. Pendekatan regulasi ini mencerminkan tren internasional menuju pengawasan yang lebih ketat terhadap penerbit stablecoin, memastikan bahwa Korea mempertahankan kesetaraan kompetitif dengan yurisdiksi lain yang menerapkan persyaratan kecukupan modal. Ambang batas 5 miliar won dirancang sebagai jaring pengaman keuangan, melindungi pengguna dan menjaga integritas pasar di seluruh ekosistem stablecoin.
Dengan menetapkan persyaratan modal yang jelas, Korea bertujuan mengurangi risiko sistemik yang terkait dengan penerbit yang kekurangan modal. Standar semacam ini mencegah munculnya operasi yang tidak cukup didanai yang dapat membahayakan aset investor atau memicu ketidakstabilan keuangan yang lebih luas. Kerangka yang diusulkan menunjukkan bahwa Seoul mengambil pendekatan yang canggih terhadap regulasi aset digital daripada larangan langsung.
Ruang Lingkup Regulasi yang Lebih Luas Sedang Dibahas
Agenda yang lebih luas dari Partai Demokrat melampaui mandat modal sederhana. Diskusi partai terus membahas dimensi regulasi tambahan, termasuk mendefinisikan peran pengawasan Bank of Korea dan menetapkan pembatasan konsentrasi pemegang saham utama dalam penerbit stablecoin. Langkah-langkah pelengkap ini akan menciptakan struktur regulasi berlapis yang mencakup standar operasional, akuntabilitas tata kelola, dan transparansi kepemilikan.
Diskusi ini mencerminkan pertimbangan yang lebih dalam tentang bagaimana menyeimbangkan inovasi dengan manajemen risiko yang bijaksana dalam sistem keuangan Korea. Otoritas mengakui bahwa stablecoin memainkan peran yang semakin penting dalam infrastruktur cryptocurrency, sehingga regulasi yang dipikirkan matang sangat penting daripada reaktif.
Implikasi untuk Pasar Aset Digital Korea
Setelah diberlakukan, persyaratan modal ini akan mengubah cara platform stablecoin beroperasi di Korea. Penerapan standar tersebut menunjukkan bahwa regulator memandang stablecoin sebagai fitur permanen dari lanskap keuangan yang membutuhkan standar tata kelola tingkat institusional. Untuk platform yang sudah mapan dan mempertahankan cadangan modal yang substansial, kepatuhan akan menjadi hambatan minimal—tetapi untuk operasi yang lebih kecil atau kekurangan dana, persyaratan ini mungkin memerlukan restrukturisasi besar atau keluar dari pasar.
Evolusi regulasi ini menunjukkan niat Korea untuk beralih dari sikap pasif menuju kerangka kerja yang terstruktur yang melindungi konsumen sekaligus mendorong inovasi. Persyaratan modal, dipadukan dengan pengawasan Bank of Korea dan pembatasan pemegang saham, mewakili pendekatan komprehensif untuk memastikan penerbit stablecoin beroperasi sebagai entitas yang stabil dan bertanggung jawab dalam sistem keuangan Korea.