Harga naik, kamu harus bayar lebih! Tiga raksasa penyimpanan berencana meluncurkan model "kontrak jangka pendek + pembayaran setelahnya"

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar chip penyimpanan global sedang mengalami perubahan besar dalam aturan penetapan harga.

Menurut laporan ETNews pada hari Jumat, raksasa penyimpanan seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron sedang menerapkan model kontrak baru, yang tidak hanya memperpendek jangka waktu kontrak secara signifikan menjadi kuartalan bahkan bulanan, tetapi juga memperkenalkan klausul “setel ulang setelah pembayaran”—yaitu meskipun pasokan telah selesai, pelanggan tetap harus membayar tambahan sesuai harga pasar, perubahan ini terutama ditujukan untuk perusahaan teknologi besar di Amerika Utara.

Kontrak baru ini memungkinkan pemasok menyesuaikan pembayaran berdasarkan harga pasar setelah pengiriman selesai. Misalnya, jika harga kontrak DRAM adalah 100 won Korea, dan harga pasar berlipat ganda setelah satu tahun, pelanggan harus membayar selisih 100 won Korea. Ini menandai perubahan fundamental dari model harga tetap tradisional di industri penyimpanan menuju mekanisme penetapan harga dinamis.

Sumber industri memperkirakan bahwa ketentuan kontrak yang menguntungkan pemasok ini setidaknya akan berlangsung hingga paruh kedua tahun 2026, karena kenaikan harga chip penyimpanan diperkirakan akan terus berlanjut. Bahkan raksasa teknologi seperti Apple yang memiliki skala pembelian besar pun tidak bisa menghindari dampaknya, harga pembelian penyimpanan setelah paruh pertama 2026 masih berpotensi naik lebih jauh. Kekurangan pasokan dan fluktuasi harga sedang mengubah kembali dinamika pasar penyimpanan, pasar pembeli telah beralih sepenuhnya menjadi pasar penjual.

Perubahan mendasar dalam mekanisme penetapan harga, jangka waktu kontrak yang dipersingkat secara signifikan

Model penetapan harga produk penyimpanan tradisional sedang dirombak. ETNews menunjukkan bahwa produk penyimpanan seperti DRAM dan NAND sebelumnya biasanya harga ditetapkan saat kontrak pasokan dimulai, dan meskipun kondisi pasar berubah, penyesuaian harga biasanya dibatasi dalam kisaran ±10% selama negosiasi kuartalan.

Namun kontrak baru memperkenalkan klausul “setel ulang setelah pembayaran”, yang memungkinkan penyesuaian pembayaran berdasarkan harga pasar bahkan setelah pengiriman selesai, secara substansial memungkinkan pemasok meraup keuntungan dari kenaikan harga. Mekanisme ini sepenuhnya menghapus kepastian kontrak harga tetap, dan sepenuhnya memindahkan risiko pasar ke pihak pembeli.

Selain perubahan dalam metode pembayaran, jangka waktu kontrak juga dipersingkat secara signifikan. ETNews menyatakan bahwa meskipun pembeli penyimpanan berusaha mendapatkan kontrak dua tahun atau lebih panjang untuk memperluas infrastruktur AI dan memastikan pasokan yang stabil, karena terbatasnya stok dan fluktuasi harga, banyak kontrak telah dipersingkat menjadi kuartalan bahkan bulanan.

Sumber industri kepada ETNews mengungkapkan bahwa perjanjian yang menguntungkan pemasok ini kemungkinan akan berlangsung setidaknya hingga paruh kedua tahun ini, karena kenaikan harga penyimpanan diperkirakan akan tetap kuat. Pemendekan jangka waktu kontrak memungkinkan pemasok menyesuaikan harga lebih sering sesuai kondisi pasar, memperkuat posisi mereka dalam penetapan harga.

Raksasa teknologi pun tidak kebal

Bahkan perusahaan teknologi besar dengan kekuatan pembelian besar pun tidak bisa menghindari gelombang kenaikan harga ini. ZDNet mengutip sumber industri yang mengatakan bahwa meskipun Apple biasanya menandatangani perjanjian pasokan penyimpanan jangka panjang, kekurangan penyimpanan saat ini berarti harga hanya dikunci hingga paruh pertama 2026, meninggalkan ruang untuk kenaikan harga lebih lanjut saat peluncuran iPhone 18 baru nanti tahun ini.

Menurut laporan ZDNet, Samsung dan SK Hynix meningkatkan harga LPDDR untuk pengiriman iPhone pada kuartal pertama, dengan kenaikan lebih dari 80% secara bulanan untuk Samsung dan sekitar 100% untuk SK Hynix. Ini menunjukkan bahwa bahkan pembeli super seperti Apple pun kehilangan keunggulan tawar-menawar tradisional di tengah situasi pasokan yang ketat saat ini.

Dalam kondisi pasokan terbatas, produsen penyimpanan utama sedang memperketat kontrol. Nikkei Asia melaporkan bahwa Micron, SK Hynix, dan Samsung sedang melakukan pemeriksaan ketat terhadap pesanan pelanggan, meminta pengungkapan pelanggan akhir dan jumlah pesanan, untuk mencegah penimbunan atau pemesanan berlebih yang dapat mengganggu pasar lebih jauh.

Mekanisme pemeriksaan ini menunjukkan bahwa pemasok tidak hanya mendominasi harga, tetapi juga memiliki kekuatan lebih besar dalam distribusi pasokan, semakin memperkuat pola pasar penjual saat ini.

Peringatan risiko dan ketentuan penafian

        Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus mempertimbangkan apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Investasi berdasarkan hal tersebut adalah tanggung jawab sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan