Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sem Altman minggu ini berbagi pengalaman tidak menyenangkan ketika model AI Codex menyalin kembali ide kreatifnya sendiri. Momen seperti ini mengungkapkan kekhawatiran yang lebih dalam: apakah kecerdasan buatan dapat menggeser kreativitas manusia?
Pengakuan dari kepala OpenAI memicu gelombang reaksi di media sosial dan kalangan ahli. Di satu sisi, pengguna X mengungkapkan kekhawatiran tentang kehilangan pekerjaan dan penggantian pencipta dengan model seperti GPT-4o. Di sisi lain — para pemimpin teknologi menunjukkan pengertian terhadap emosi Altman, karena ini menyentuh setiap orang di industri.
Kisah Sem Altman mencerminkan paradoks zaman modern: kita mengembangkan alat yang kemampuannya melebihi kita, tetapi apakah kita siap menghadapi konsekuensinya? Di tengah diskusi ini, jelas bahwa dialog tentang batasan AI dan kreativitas manusia semakin menguat.