Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Emas tahun 1982 vs hari ini: Pertarungan antara aset dan mata uang
Ada satu fakta menarik yang belum disadari banyak investor: jika membandingkan daya beli riil berdasarkan jumlah uang beredar, maka puncak sebenarnya dari emas bukanlah hari ini melainkan tahun 1982. Meskipun harga emas saat ini telah mencapai 5.600 USD/oz, aset berharga ini kehilangan sekitar 16% daya beli dibandingkan lebih dari 40 tahun yang lalu — karena uang dicetak lebih cepat daripada kenaikan harga emas yang sangat tinggi.
Mengapa 1982 adalah puncak sebenarnya dari emas
Tahun 1982 dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah emas karena saat itu, jumlah uang beredar di masyarakat belum berkembang pesat seperti sekarang. Secara spesifik, satu ons emas pada waktu itu bisa membeli sebuah rumah kecil dengan harga yang relatif wajar. Emas dianggap “sangat mahal” jika diukur dengan skala uang.
Berbeda dengan saat ini, satu ons emas setara dengan 5.200 USD, tetapi rumah yang sama telah naik ke sekitar 500.000 USD. Ini menunjukkan dengan jelas: meskipun harga emas nominal (dalam USD) jauh lebih tinggi, tetapi EMAS TIDAK lagi bisa membeli apa yang bisa dibeli pada tahun 1982.
Daya beli riil: Kunci untuk memahami harga emas
Konsep “daya beli riil” adalah kunci untuk menjelaskan fenomena ini. Ketika uang dicetak lebih cepat daripada kenaikan harga emas, nilai riil emas tidak meningkat melainkan menurun. Satu ons emas hari ini dapat membeli LEBIH KECIL sekitar 16% dibandingkan satu ons emas tahun 1982, jika diukur dari kemampuan membeli barang secara nyata.
Makna mendalam dari angka ini adalah: harga emas dalam USD terlihat meningkat pesat, tetapi USD dicetak terlalu banyak, sehingga nilainya menurun. Oleh karena itu, daya beli riil emas (berdasarkan skala uang) sebenarnya sedang menurun, meskipun angka USD yang diwakilinya semakin besar.
Perang dagang antara pencetakan uang dan kenaikan aset
Ketika uang terus dicetak tanpa diimbangi kenaikan nilai aset, masyarakat terbagi menjadi tiga kelompok yang terkena dampak berbeda:
Dalam ekonomi yang terus berkembang dan mencetak uang, “diam = kalah”. Anda tidak bisa hanya melindungi nilai; Anda harus mencari cara meningkatkan nilai lebih cepat dari laju pencetakan uang. Ketika uang terus dicetak, angka-angka “tinggi” akan menjadi hal biasa: rumah 20 miliar tidak lagi mengejutkan, mobil 5 miliar biasa saja, emas 10.000 USD/oz tidak aneh. Tetapi gaji tidak mengikuti, sehingga perasaan “semua serba mahal” sebenarnya adalah uang yang kehilangan nilai, bukan aset yang secara alami menjadi lebih mahal.
Emas menjaga nilai, tetapi Bitcoin yang sebenarnya keluar dari
Membeli emas adalah langkah yang masuk akal untuk menjaga kekayaan Anda, tetapi itu tidak benar-benar membuat Anda “lebih kaya” dalam sistem mata uang Dollar yang terus membesar. Bahkan, Anda bisa mengalami penurunan posisi relatif ketika uang terus dicetak.
Untuk keluar dari “perbudakan dolar”, Anda perlu mencari aset yang memiliki potensi kenaikan lebih besar daripada emas — aset yang tidak hanya menjaga nilai tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan posisi dalam sistem mata uang yang berkembang. Keberhasilan properti di Vietnam dari tahun 1990-an hingga sekarang, dan kemudian Bitcoin, membuktikan bahwa mencari aset seperti ini sangat penting. Saat ini, dengan Bitcoin yang diperdagangkan sekitar $67.89K, menunjukkan momentum pertumbuhan yang lebih kuat daripada emas — sesuatu yang tidak pernah bisa dilakukan oleh satu ons emas tahun 1982.