Menurut laporan dari Ming Pao News dan media Israel serta Inggris, pejabat tinggi pemerintah Israel secara terbuka mengakui pada akhir bulan lalu bahwa sekitar 70.000 warga Palestina tewas dalam perang saat ini. Pengakuan ini secara resmi merupakan konfirmasi pertama dari pihak Israel mengenai jumlah korban jiwa.
Namun, pengakuan ini memicu respons cepat dari pihak militer Israel. Keesokan harinya, militer Israel mengeluarkan pernyataan yang menyangkal angka statistik korban yang dikutip pejabat tersebut, menegaskan bahwa hasil statistik resmi berbeda secara signifikan dari laporan media. Ketidakkonsistenan dalam pernyataan resmi ini mencerminkan adanya perbedaan yang terus berlangsung terkait data korban perang.
Perhitungan jumlah korban di wilayah Palestina selalu menjadi fokus perhatian komunitas internasional. Berbagai lembaga dan departemen resmi sering kali memberikan angka yang berbeda secara mencolok, dan pengakuan terbuka dari pejabat Israel yang kemudian dibantah lebih lanjut menyoroti kompleksitas isu sensitif ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pejabat Israel secara terbuka mengumumkan data korban Palestina untuk pertama kalinya, namun kemudian pihak resmi membantahnya
Menurut laporan dari Ming Pao News dan media Israel serta Inggris, pejabat tinggi pemerintah Israel secara terbuka mengakui pada akhir bulan lalu bahwa sekitar 70.000 warga Palestina tewas dalam perang saat ini. Pengakuan ini secara resmi merupakan konfirmasi pertama dari pihak Israel mengenai jumlah korban jiwa.
Namun, pengakuan ini memicu respons cepat dari pihak militer Israel. Keesokan harinya, militer Israel mengeluarkan pernyataan yang menyangkal angka statistik korban yang dikutip pejabat tersebut, menegaskan bahwa hasil statistik resmi berbeda secara signifikan dari laporan media. Ketidakkonsistenan dalam pernyataan resmi ini mencerminkan adanya perbedaan yang terus berlangsung terkait data korban perang.
Perhitungan jumlah korban di wilayah Palestina selalu menjadi fokus perhatian komunitas internasional. Berbagai lembaga dan departemen resmi sering kali memberikan angka yang berbeda secara mencolok, dan pengakuan terbuka dari pejabat Israel yang kemudian dibantah lebih lanjut menyoroti kompleksitas isu sensitif ini.