Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bank Sentral Inggris Pertahankan Suku Buku Tetap Tapi Buka Pintu untuk Pengurangan di Masa Depan
Keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga di 3,75% bulan ini menimbulkan kejutan lebih besar dari yang diperkirakan di pasar keuangan. Yang tampaknya menjadi keputusan bulat ternyata sebaliknya: sebuah pemungutan suara yang sangat terbagi dengan Gubernur Andrew Bailey memberikan suara penentu untuk menghindari pemotongan. Ketegangan ini di dalam Komite Kebijakan Moneter mengungkapkan kekhawatiran yang semakin meningkat tentang jalur ekonomi negara.
Perpecahan Jelas di Komite Mencerminkan Posisi yang Bertentangan
Yang paling mencolok dari pertemuan ini adalah bahwa empat anggota moderat—Dingra, Taylor, Ramsden, dan Briden—memilih untuk mendukung pengurangan suku bunga, mengejutkan pasar yang sebelumnya memperkirakan maksimal dua atau tiga suara mendukung pemotongan. Komposisi pemungutan suara ini menunjukkan bahwa ada bagian penting di dalam bank sentral yang berpendapat bahwa suku bunga bank sentral bisa turun lebih agresif. Bailey, yang pada bulan Desember mendukung pemotongan, kali ini memilih untuk mempertahankan stabilitas, menekankan bahwa masih ada ruang untuk pengurangan di masa depan jika kondisinya memungkinkan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pengurangan suku bunga baru bisa terjadi dalam waktu dekat.
Inflasi Terkendali: Faktor Kunci di Balik Fleksibilitas
Dokumen pertemuan mengungkapkan bahwa bank sentral memperkirakan inflasi akan kembali ke target 2% pada bulan April tahun ini, tetap di bawahnya selama sebagian besar tahun 2027. Risalah menyoroti “pertumbuhan ekonomi yang lambat dan pasar tenaga kerja dengan kapasitas berlebih,” sementara risiko inflasi ke atas telah berkurang secara signifikan. Penilaian yang lebih optimis tentang inflasi ini memberi bank sentral ruang gerak yang diperlukan untuk melonggarkan sikap kebijakan suku bunga.
Proyeksi Ekonomi yang Direvisi Lebih Rendah
Proyeksi ekonomi terbaru menunjukkan gambaran yang lebih menantang untuk tahun 2026 dan 2027. Pertumbuhan untuk tahun ini direvisi turun menjadi 0,9% dari perkiraan sebelumnya 1,2%, sementara proyeksi untuk 2027 direvisi dari 1,6% menjadi 1,5%. Hanya diharapkan adanya pemulihan moderat pada 2028 dengan pertumbuhan diperkirakan sebesar 1,9%, sedikit lebih tinggi dari 1,8% yang diperkirakan sebelumnya. Angka-angka yang lebih lemah ini sebagian membenarkan mengapa beberapa anggota Komite mendesak pengurangan suku bunga bank sentral.
Prospek Masa Depan: Kapan Pemotongan Berikutnya Akan Terjadi?
Posisi bank sentral semakin condong ke arah fleksibilitas dalam kebijakan suku bunga. Meskipun Gubernur berhasil menjaga stabilitas kali ini, sinyal-sinyal jelas: ada ruang untuk langkah-langkah menuju pengurangan di pertemuan-pertemuan mendatang. Pasar memperhatikan bagaimana data inflasi dan pertumbuhan berkembang dalam beberapa bulan ke depan, mengetahui bahwa setiap pembaruan ekonomi dapat mempercepat pengurangan suku bunga berikutnya oleh bank sentral.