Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana Keamanan Blockchain Melindungi Pengguna dari Risiko yang Tak Terduga
Dalam diskusi terbaru di Farcaster, Vitalik Buterin berbagi perspektif mendalam tentang hubungan kompleks antara keamanan sistem blockchain dan pengalaman pengguna. Menurut laporan Foresight News, Buterin mengungkapkan pemikiran yang menantang asumsi umum bahwa keamanan dan pengalaman pengguna adalah dua domain terpisah. Sebaliknya, keduanya saling terkait erat dan berasal dari tujuan yang sama: meminimalkan kesenjangan antara apa yang ingin dilakukan pengguna dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam sistem.
Niat Pengguna: Fondasi Keamanan yang Sering Diabaikan
Menurut Buterin, inti dari keamanan blockchain adalah bagaimana sistem dapat memahami dan melaksanakan maksud pengguna dengan akurat. Keamanan, dalam perspektif ini, berfokus pada pengurangan risiko ekor—peristiwa langka namun berdampak besar yang terjadi akibat perilaku adversarial atau penyimpangan dari niat asli pengguna.
Namun, mendefinisikan niat pengguna secara matematis jauh lebih rumit dari yang terlihat. Buterin menggarisbawahi bahwa bahkan perintah sederhana seperti “kirimkan 1 ETH ke Bob” mengandung kompleksitas yang tersembunyi. Bagaimana sistem mengetahui siapa Bob yang dimaksud? Apa jika identitas Bob dapat dikacaukan dengan alamat lain? Privasi pengguna menambah lapisan kesulitan lain—karena kebocoran metadata dapat mengungkap informasi lebih banyak daripada enkripsi data itu sendiri.
Inkonsistensi antara niat yang diartikulasikan dan eksekusi aktual menciptakan celah keamanan. Pengalaman pengguna dapat didefinisikan dengan cara serupa, membuktikan bahwa perlindungan pengguna dan kemudahan penggunaan bukanlah hal yang bertentangan.
Dari Teori ke Praktik: Solusi Keamanan Berlapis untuk Pengalaman Pengguna yang Aman
Buterin menyarankan bahwa solusi keamanan yang efektif memerlukan pendekatan multitingkat—memungkinkan pengguna mengekspresikan niat mereka melalui berbagai mekanisme yang saling melengkapi. Sistem hanya melakukan tindakan ketika sudah mencapai konsistensi dari perspektif yang berbeda-beda.
Beberapa mekanisme berlapis yang dapat melindungi pengguna mencakup:
Setiap lapisan menambah redundansi, mengurangi kemungkinan perilaku sistem menyimpang dari niat pengguna yang sebenarnya.
Teknologi AI sebagai Pendukung: Melampaui LLM dalam Melindungi Pengguna
Merenungkan kesulitan dalam mendefinisikan tujuan pengguna dengan presisi, Buterin mengingatkan pada tantangan serupa dalam keamanan AI di masa awal. Dia mengusulkan bahwa model bahasa besar (LLM) dapat berfungsi sebagai simulator niat—alat tambahan untuk memahami apa yang ingin dilakukan pengguna.
LLM umum dapat mendekati pemahaman akal sehat manusia, sementara LLM yang dipersonalisasi bisa lebih dekat menangkap preferensi spesifik pengguna individual. Namun, Buterin memperingatkan agar tidak sepenuhnya mengandalkan LLM untuk menentukan niat pengguna. Sebaliknya, LLM harus berfungsi sebagai satu perspektif tambahan dari sistem keamanan berlapis—memperkuat efektivitas redundansi keseluruhan tanpa menjadi titik kegagalan tunggal.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi yang lebih luas: bahwa melindungi pengguna dari risiko yang tidak terduga memerlukan kombinasi teknologi, verifikasi berlapis, dan pemahaman mendalam tentang maksud pengguna. Dengan menyelaraskan keamanan blockchain dengan pengalaman pengguna yang intuitif, ekosistem dapat menciptakan sistem yang tidak hanya aman tetapi juga dapat diakses oleh semua kalangan pengguna.