#USIsraelStrikesIranBTCPlunges Mantan CEO Mt. Gox, Mark Karpeles, mengusulkan hard fork di jaringan untuk menyelamatkan sekitar 80 ribu Bitcoin yang dicuri pada tahun 2011 dan tidak aktif selama 15 tahun.
Mantan CEO bursa Mt. Gox yang menjadi pusat salah satu serangan siber terbesar dalam sejarah industri kripto, Mark Karpeles, muncul dengan usulan baru yang akan menimbulkan perdebatan. Karpeles mengusulkan agar dilakukan hard fork di jaringan Bitcoin untuk menyelamatkan 79.956 BTC yang dicuri dalam serangan hacking terhadap Mt. Gox pada tahun 2011 dan tidak aktif selama sekitar 15 tahun.
“Pengecualian sekali saja” Sekitar 80 ribu Bitcoin tersebut tidak menunjukkan aktivitas dompet sejak bocornya dari bursa pada tahun 2011. Rencana penyelamatan radikal yang diajukan Karpeles ini memerlukan intervensi retrospektif pada kode jaringan Bitcoin untuk mengembalikan dana yang hilang.
Mantan CEO ini menyadari kritik yang mungkin muncul bahwa langkah ini bertentangan dengan filosofi dasar Bitcoin, dan menegaskan bahwa ini tidak akan menjadi mekanisme umum untuk membatalkan transaksi atau menyelamatkan dana. Menurut Karpeles, hard fork ini harus menjadi pengecualian sekali saja yang khusus untuk situasi ini. Diyakini bahwa usulan Karpeles ini tidak akan dianggap serius dalam ekosistem Bitcoin. Salah satu alasan utamanya adalah prinsip ketidakberubahan (immutability) dalam Bitcoin. Prinsip ini, yang merupakan salah satu nilai utama Bitcoin, menyatakan bahwa transaksi di blockchain tidak pernah dapat disensor, dibatalkan, atau diubah. Melonggarkan aturan ini bahkan sekali saja dapat merusak mekanisme keamanan Bitcoin. Alasan lain adalah risiko terpecahnya jaringan. Jika seluruh komunitas tidak menyetujui intervensi ini, ada risiko terjadinya fork di jaringan seperti yang pernah terjadi pada Bitcoin Cash, yang dapat menyebabkan terbentuknya dua jaringan yang berbeda. TIDAK MERUPAKAN SARAN INVESTASI
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MrFlower_XingChen
· 11jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
LittleQueen
· 12jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
LittleQueen
· 12jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 15jam yang lalu
Ape In 🚀
Balas0
AYATTAC
· 15jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
AYATTAC
· 15jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 15jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
HighAmbition
· 18jam yang lalu
Terima kasih atas informasi terbaru tentang kripto
#USIsraelStrikesIranBTCPlunges Mantan CEO Mt. Gox, Mark Karpeles, mengusulkan hard fork di jaringan untuk menyelamatkan sekitar 80 ribu Bitcoin yang dicuri pada tahun 2011 dan tidak aktif selama 15 tahun.
Mantan CEO bursa Mt. Gox yang menjadi pusat salah satu serangan siber terbesar dalam sejarah industri kripto, Mark Karpeles, muncul dengan usulan baru yang akan menimbulkan perdebatan. Karpeles mengusulkan agar dilakukan hard fork di jaringan Bitcoin untuk menyelamatkan 79.956 BTC yang dicuri dalam serangan hacking terhadap Mt. Gox pada tahun 2011 dan tidak aktif selama sekitar 15 tahun.
“Pengecualian sekali saja”
Sekitar 80 ribu Bitcoin tersebut tidak menunjukkan aktivitas dompet sejak bocornya dari bursa pada tahun 2011. Rencana penyelamatan radikal yang diajukan Karpeles ini memerlukan intervensi retrospektif pada kode jaringan Bitcoin untuk mengembalikan dana yang hilang.
Mantan CEO ini menyadari kritik yang mungkin muncul bahwa langkah ini bertentangan dengan filosofi dasar Bitcoin, dan menegaskan bahwa ini tidak akan menjadi mekanisme umum untuk membatalkan transaksi atau menyelamatkan dana. Menurut Karpeles, hard fork ini harus menjadi pengecualian sekali saja yang khusus untuk situasi ini.
Diyakini bahwa usulan Karpeles ini tidak akan dianggap serius dalam ekosistem Bitcoin. Salah satu alasan utamanya adalah prinsip ketidakberubahan (immutability) dalam Bitcoin. Prinsip ini, yang merupakan salah satu nilai utama Bitcoin, menyatakan bahwa transaksi di blockchain tidak pernah dapat disensor, dibatalkan, atau diubah. Melonggarkan aturan ini bahkan sekali saja dapat merusak mekanisme keamanan Bitcoin. Alasan lain adalah risiko terpecahnya jaringan. Jika seluruh komunitas tidak menyetujui intervensi ini, ada risiko terjadinya fork di jaringan seperti yang pernah terjadi pada Bitcoin Cash, yang dapat menyebabkan terbentuknya dua jaringan yang berbeda.
TIDAK MERUPAKAN SARAN INVESTASI
$BTC $ETH $SOL