Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga minyak melonjak! Apakah kali ini benar-benar akan menembus 100 dolar?
Belakangan ini harga minyak melonjak gila-gilaan!
Minyak mentah Brent sudah mencapai 92,87 dolar per barel, kenaikan mingguan sebesar 27,88%, ini adalah kenaikan mingguan terbesar sejak 1991.
Mengapa harga minyak tiba-tiba melonjak begitu tajam?
Penyebab utamanya adalah: Selat Hormuz "terblokir". Lebih dari 90% minyak mentah dari negara-negara penghasil utama di Teluk harus melewati Selat Hormuz untuk diekspor. Jika pengiriman dari timur dan barat terhambat, harga tentu akan naik.
Akankah harga minyak kehilangan kendali?
Ini adalah pertanyaan yang paling banyak dipikirkan orang. Para ahli memprediksi:
Dalam jangka pendek (1-2 minggu): Harga minyak Brent berpotensi mencapai di atas 100 dolar per barel
Jika blokade berlangsung lebih dari 3 minggu: Harga minyak Brent akan naik ke 100–120 dolar per barel
Situasi terburuk: Analisis dari Bank Barclays menyebutkan, jika konflik di Timur Tengah berlanjut selama beberapa minggu lagi, harga minyak mentah Brent bisa menyentuh 120 dolar per barel
Apa dampaknya bagi kehidupan kita?
Biaya bahan bakar: Dompet pengemudi akan lebih tipis
Tekanan inflasi: Kenaikan harga minyak yang terus-menerus akan mendorong CPI AS lebih tinggi, harga barang mungkin juga ikut naik
Biaya pengangkutan: Setelah kapal minyak berbelok, sewa harian bisa naik hingga 80.000 dolar, biaya pengiriman juga mungkin akan meningkat
Tapi jangan terlalu panik!
Sejarah menunjukkan bahwa tanpa perang, harga minyak sebenarnya sulit untuk terus naik. Kenapa?
Pertumbuhan ekonomi global melambat, permintaan minyak memang tidak terlalu kuat
Mobil listrik semakin banyak, ketergantungan pada bensin berkurang
Organisasi negara-negara penghasil minyak seperti OPEC+ akan menyesuaikan pasokan, agar harga tidak melambung terlalu tinggi
Kenaikan harga minyak yang tajam kali ini terutama disebabkan oleh konflik geopolitik yang menimbulkan kepanikan jangka pendek. Kunci utamanya adalah kapan Selat Hormuz bisa kembali beroperasi. Jika segera pulih, harga minyak akan turun kembali; jika blokade berlangsung lama, harga benar-benar bisa menembus angka 100.