#比特币重回跌势 Bitcoin setelah mengalami rebound singkat minggu lalu, hari ini (9 Maret) kembali turun, harga sempat menembus level $66.000, dengan penurunan harian lebih dari 1,27%. Gelombang penurunan ini didorong oleh dua faktor utama:



1. Meningkatnya sentimen perlindungan risiko makro

Konflik geopolitik di Timur Tengah yang meningkat menyebabkan lonjakan harga minyak internasional, dengan harga minyak Brent sempat menembus $118 per barel. Hal ini memicu kekhawatiran akan rebound inflasi di pasar, sehingga investor menjual aset berisiko dan beralih ke dolar AS, emas, dan instrumen perlindungan risiko tradisional lainnya. Tingginya korelasi antara Bitcoin dan saham teknologi AS menyebabkan Bitcoin juga tidak luput dari tekanan, ikut turun bersamaan.

2. Aliran dana yang terus keluar

Meskipun bursa Nasdaq baru-baru ini mencabut pembatasan perdagangan ETF Bitcoin, pasar tidak merespons positif. Data menunjukkan bahwa aliran dana ke ETF Bitcoin spot AS kembali menjadi negatif, dengan total keluar bersih hampir 6 miliar dolar sejak November tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa dana institusional masih terus menarik diri, bukan menunggu dan menunggu, yang semakin melemahkan dukungan harga Bitcoin.

Perkiraan masa depan

Para analis menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam fase koreksi setelah “rebound penyangga”, dan dalam jangka pendek perlu memperhatikan level support di $64.000. Jika level ini ditembus, support berikutnya akan turun ke $61.000. Sentimen pasar masih pesimis, sehingga investor harus memantau data CPI AS yang akan dirilis minggu ini.
BTC-0,21%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan