Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Serangan kuantum dan mata uang kripto: mengapa kata-kata George Hotz membuat industri khawatir
Pernyataan terbaru dari hacker terkenal George Hotz tentang kerentanan semua cryptocurrency kembali memicu perdebatan tentang keandalan aset digital. Pernyataannya yang provokatif muncul setelah peluncuran model kecerdasan buatan baru OpenAI — o3, yang menunjukkan pencapaian luar biasa di bidang komputasi.
OpenAI o3 dan lonjakan dalam faktorisasi: apa yang sebenarnya terjadi
Perusahaan OpenAI memperkenalkan model o3, yang diduga mampu menyelesaikan masalah kompleks faktorisasi polinomial — proses memecah angka besar menjadi faktor-faktornya. Terobosan ini dalam teknologi komputasi berpotensi mengancam keamanan banyak sistem kriptografi, termasuk tanda tangan digital di blockchain. Namun, para ahli menyoroti satu hal penting: ancaman terhadap cryptocurrency masih bersifat teoretis. Bahkan dengan algoritma ini, untuk benar-benar membobol kriptografi, diperlukan komputasi kuantum skala besar yang saat ini masih jauh dari kemampuan teknologi modern.
George Hotz dan sejarah pernyataan kontroversialnya
George Hotz adalah sosok dengan sejarah panjang konflik dengan raksasa teknologi. Di masa mudanya, dia membobol iPhone dan PlayStation 3, membangun reputasi sebagai hacker jenius. Kemudian, Hotz mendirikan startup Comma.ai yang mengembangkan teknologi mengemudi otomatis. Kali ini, komentar lucu yang dia buat terkait peluncuran o3 dan artikel Axios tentang kekhawatiran programmer terhadap penggantian oleh kecerdasan buatan memicu reaksi serius di komunitas crypto.
Bagaimana industri crypto merespons
Manajemen perusahaan kriptografi tidak terburu-buru menerima skeptisisme Hotz. CEO Blockstream, Adam Back, secara langsung menyebut klaim tentang kompromi kriptografi oleh algoritma tersebut sebagai “sangat meragukan”. Para ahli lain juga mencatat bahwa dalam artikel Axios sendiri tidak ada penyebutan spesifik tentang ancaman langsung terhadap keamanan cryptocurrency.
Perdebatan seputar kata-kata George Hotz menyoroti ketegangan yang terus berlangsung antara para optimis dan skeptis mengenai stabilitas jangka panjang blockchain. Sementara komunitas tetap waspada, mayoritas ahli sepakat bahwa aset digital memiliki ketahanan yang cukup terhadap ancaman saat ini dan yang akan datang.