Impian Metaverse Memudar: Meta Mengurangi Investasi dan Mengalihkan Fokus ke AI



Dalam langkah strategis yang signifikan, Meta Platforms (sebelumnya Facebook) secara drastis mengurangi proyek metaverse yang ambisius—dan mahal. Pernah dipuji oleh CEO Mark Zuckerberg sebagai "perbatasan berikutnya" dari internet, visi metaverse kini sedang diperkecil saat perusahaan menghadapi kerugian miliaran dolar dan lanskap teknologi yang berubah.

Berikut adalah rincian terperinci tentang apa yang terjadi, mengapa hal ini penting, dan apa yang akan datang untuk raksasa teknologi ini.

1. Akhir Sebuah Era: Horizon Worlds Beralih ke Mobile

Tanda paling terlihat dari penarikan ini adalah nasib Horizon Worlds, platform media sosial virtual reality (VR) unggulan Meta.

· Penutupan VR: Meta telah mengumumkan bahwa akan menghentikan akses ke Horizon Worlds di headset VR mulai 15 Juni 2026. Ruang VR populer dalam platform, seperti Horizon Central dan Kaiju, akan ditutup.
· Masa Depan Hanya Mobile: Setelah tanggal ini, Horizon Worlds akan terus ada tetapi secara ketat sebagai pengalaman hanya mobile. Perusahaan menyatakan bahwa ia "memisahkan dua platform sehingga masing-masing dapat berkembang dengan fokus yang lebih besar," secara efektif mengakui bahwa versi VR yang imersif gagal mendapatkan daya tarik.

2. Angka Tidak Berbohong: Kerugian Luar Biasa

Keputusan ini terjadi saat divisi Reality Labs Meta—unit yang bertanggung jawab atas pengembangan VR dan metaverse—terus mengalami kebocoran uang.

· Penyusutan Keuangan Besar: Sejak 2020, Reality Labs telah mengumpulkan **kerugian operasional hampir $80 miliar**. Pada kuartal keempat 2025 saja, divisi melaporkan kerugian operasional sebesar $6,02 miliar.
· Basis Pengguna Meager: Meskipun miliaran dituangkan ke dalam pengembangan, Horizon Worlds dilaporkan hanya menarik beberapa ratus ribu pengguna aktif bulanan—jauh di bawah ekspektasi. Pada puncaknya pada 2022, perkiraan berkisar antara 200.000 hingga 500.000 pengguna, dengan pengguna aktif harian terkadang jatuh di bawah 1.000.

3. Pemotongan Anggaran Besar: Beralih ke AI

Laporan menunjukkan bahwa Meta berencana mengurangi anggaran metaverse hingga 30% pada 2026. Realokasi sumber daya ini bersifat dua arah:

· Dari Virtual ke Wearable: Meta mengalihkan investasi dari dunia virtual menuju wearable bertenaga AI, terutama Ray-Ban Meta smart glasses yang sukses.
· Pengurangan Karyawan: Restrukturisasi telah menyebabkan pengurangan karyawan yang signifikan. Awal 2026, Meta memberhentikan lebih dari 1.000 karyawan dari Reality Labs, termasuk tim yang mengerjakan konten VR pihak pertama.

4. Reaksi Pasar dan Analis

Investor dan analis telah lama kritis terhadap obsesi metaverse Zuckerberg. Arah baru ini diterima dengan optimisme yang hati-hati.

· Dorongan Saham: Setelah laporan awal pemotongan anggaran pada Desember 2025, saham Meta mengalami lonjakan positif, menunjukkan Wall Street setuju dengan pengeluaran yang berkurang pada metaverse yang padat modal.
· Pandangan Analis: Menurut firma penelitian Forrester, Reality Labs telah menjadi "seperti ember yang bocor." Analis percaya bahwa menutup proyek-proyek ini memungkinkan Meta fokus pada area pertumbuhan tinggi seperti model AI (Llama), Meta AI, dan smart glasses.

5. Bagaimana dengan Kemitraan Olahraga dan Konten?

Perubahan ini memiliki implikasi bagi pemegang hak media juga. Organisasi olahraga besar seperti NBA dan UFC sebelumnya telah membuat "dunia" khusus dalam Horizon untuk menyelenggarakan acara digital dan siaran langsung. Dengan platform VR ditutup, kemitraan olahraga imersif ini kemungkinan akan bubar atau berbelok ke pengalaman berbasis mobile untuk bersaing dengan platform seperti Roblox dan Fortnite.

Kesimpulan

Meskipun Mark Zuckerberg masih berbicara secara teoritis tentang potensi jangka panjang dunia virtual, tindakan perusahaan mengatakan lebih keras daripada kata-kata. Dengan mengurangi investasi dan memindahkan Horizon Worlds ke mobile, Meta secara efektif menutup bab tentang impian metaverse VR yang imersif dan mempertaruhkan masa depannya pada Kecerdasan Buatan.

Pertanyaannya tetap: Apakah ini berbelok cerdas dari eksperimen yang gagal, atau pengabaian prematur dari teknologi yang hanya membutuhkan lebih banyak waktu untuk matang?

#Meta #Metaverse #ArtificialIntelligence
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan