Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kekayaan Ambani mencapai $105 miliar: wajah baru kapitalisme India menurut Forbes
Ketika membahas konsentrasi kekayaan di India, nama Ambani terus mendominasi percakapan. Laporan Forbes terbaru sekali lagi mengonfirmasi posisi Mukesh Ambani sebagai tokoh utama dalam ekonomi India, dengan kekayaan bersih mencapai 105 miliar dolar. Dia adalah satu-satunya “miliarder tiga digit” di negara ini, sebuah gelar yang menyoroti kesenjangan ekonomi dan konsentrasi modal di tangan segelintir taipan industri.
Kekayaan gabungan para pemimpin ekonomi menurun
Data paling penting yang muncul dari laporan ini adalah kondisi umum kekayaan di antara seratus orang terkaya di India. Pada tahun 2025, kekayaan total dari elit ini mengalami penurunan sebesar 9%, sebuah sinyal yang mencerminkan volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi yang menandai tahun tersebut. Penurunan ini tidak kebetulan: pasar saham India menghadapi tekanan signifikan, investasi asing menunjukkan tanda-tanda kehati-hatian, dan tantangan geopolitik berdampak negatif terhadap sentimen investor.
Ambani dan pesaingnya: hierarki elit industri
Meskipun dalam konteks yang menantang, hierarki tetap stabil. Ambani mempertahankan posisi teratas berkat kepemimpinannya di Reliance Industries, perusahaan yang mendominasi sektor energi, minyak, dan telekomunikasi di India. Di posisi kedua adalah Gautam Adani bersama keluarganya, dengan kekayaan sebesar 92 miliar dolar yang berasal dari pengendalian Adani Group, konglomerat yang bergerak di infrastruktur, pelabuhan, energi, dan logistik. Di posisi ketiga adalah Savitri Jindal bersama keluarganya, dengan kekayaan sebesar 40,2 miliar dolar, menegaskan dirinya sebagai wanita terkaya di India dan pemimpin di sektor baja.
Apa arti semua ini bagi India: konsentrasi kekuasaan dan isu struktural
Keberlanjutan dominasi keluarga industri ini, meskipun pasar mengalami gejolak, mengungkapkan satu kenyataan mendasar dari ekonomi India: kekayaan tetap terkonsentrasi di tangan segelintir orang, terutama melalui pengendalian sektor strategis. Ambani dan rekan-rekannya mengendalikan infrastruktur penting, akses ke bahan baku, dan jaringan distribusi vital, yang memberi mereka posisi yang hampir tak tertembus. Sementara kekayaan total dari seratus orang terkaya menurun, hierarki di puncak tetap sangat stabil, menunjukkan bahwa kesulitan ekonomi lebih banyak memukul lapisan bawah kekayaan.