Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Vitalik Buterin Menguraikan Pendekatan Berbasis Keamanan untuk Dompet Bertenaga AI
Pembuat Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini menguraikan visinya tentang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam dompet digital generasi berikutnya, dengan memperingatkan agar tidak terlalu bergantung pada sistem otomatis untuk mengelola kepemilikan cryptocurrency yang signifikan. Melalui BlockBeats, Vitalik menekankan bahwa meskipun AI menawarkan kemungkinan transformasi untuk fungsi dompet, pendekatan tersebut harus mengutamakan keamanan daripada sekadar kenyamanan.
Alur Kerja Tiga Lapisan: AI, Simulasi, dan Verifikasi Manusia
Vitalik Buterin mengusulkan kerangka kerja tiga tingkat yang canggih untuk menangani transaksi bernilai tinggi. Dalam model ini, kecerdasan buatan berfungsi sebagai lapisan pertama, menghasilkan dan mengusulkan solusi potensial kepada pengguna. Lapisan kedua melibatkan klien ringan lokal (LLMs) yang mensimulasikan pelaksanaan tindakan yang direkomendasikan AI dalam lingkungan sandbox. Yang penting, lapisan terakhir memerlukan tinjauan dan konfirmasi manual manusia—pengguna harus secara aktif memverifikasi kedua operasi yang diusulkan dan hasil simulasi sebelum transaksi dilakukan. Kerangka ini memastikan bahwa tidak ada keputusan AI yang berjalan tanpa pengawasan manusia, terutama saat dana besar dipertaruhkan.
Mengapa Keamanan Harus Lebih Diutamakan daripada Kenyamanan
Vitalik Buterin menekankan pentingnya menjaga protokol keamanan yang kuat seiring perkembangan teknologi dompet. Ia mengakui bahwa mengintegrasikan AI dapat menyederhanakan pengalaman pengguna dan mengurangi gesekan dalam pengelolaan aset digital. Namun, ia dengan meyakinkan berargumen bahwa faktor kenyamanan ini tidak boleh mengorbankan keamanan. Dengan mewajibkan pengguna untuk secara aktif berpartisipasi dalam verifikasi transaksi, pendekatan tiga lapisan ini melindungi dari potensi ancaman sekaligus mempertahankan peran manusia dalam pengambilan keputusan keuangan.
Membayangkan Ulang Keamanan Dompet Melalui Redesign Antarmuka
Selain kerangka integrasi AI, Vitalik mengusulkan bahwa menghilangkan antarmuka pengguna aplikasi terdesentralisasi (DApp) tradisional dapat secara signifikan mengurangi kerentanan keamanan. Pendekatan ini berpotensi menghilangkan berbagai vektor serangan, termasuk mekanisme pencurian dan pelanggaran privasi yang sering memanfaatkan kelemahan antarmuka. Perspektif ini menyarankan reimajinasi yang lebih luas tentang bagaimana pengguna berinteraksi dengan aset blockchain—berpindah dari interaksi berbasis antarmuka menuju keterlibatan yang lebih langsung pada tingkat protokol yang meminimalkan paparan terhadap lapisan UI yang terkompromi atau berbahaya.