Pagi ini acara @RialoHQ Shark Tank, jujur saja, sama sekali berbeda dengan apa yang saya bayangkan tentang sebuah pitch session. Lebih mirip beberapa project berkumpul untuk membahas progress dan checkpoint.



Suasana keseluruhannya sangat santai, pembawa acara bahkan membuka dengan ngobrol tentang makanan, temponya lambat, tidak ada kesan pertunjukan yang dilatih dengan cermat, dan tidak ada yang datang dengan menceritakan narasi besar-besaran. Semua orang cukup jujur, melapor sejauh mana mereka sudah berjalan dan di mana mereka terhenti, langsung dibuka, justru terasa sangat autentik.

Hanya ada tiga project dalam acara ini, tidak kurang tidak lebih, cukup untuk didengarkan. Mari saya berbagi beberapa kesan sederhana:

Project pertama soal automated trading, konsepnya cukup jelas — memindahkan logika trading bot eksternal tradisional langsung untuk dieksekusi di chain. Tidak perlu pihak ketiga untuk monitor, rule sudah tertulis di chain, mengurangi intermediary, struktur memang bersih. Tapi saat ini belum menjalankan real capital, hanya berada di tahap feasibility logika, masih jauh dari mampu menghadapi volatilitas pasar yang sebenarnya.

Project kedua RWA real estate, lebih seperti sedang menguji batas realitas. Bagian chain hanya segelintir, masalah sebenarnya semua ada di luar chain. Mereka memilih Nigeria sebagai starting point, bahkan dilengkapi tim inspeksi on-ground, minimal menunjukkan tidak hanya main-main dengan NFT buzzwords, tahu harus mengatasi compliance dan implementasi dunia nyata. Tapi project jenis ini pasti lambat, setiap pasar baru harus menjalani rules dari awal, ekspansi cepat basically tidak realistis.

Project ketiga AI agent, menurut saya lebih seperti experimental field. Bukan menggunakan AI sebagai tool, tapi ingin AI menjadi role independen yang bisa terima tugas, earning bounty, berpartisipasi di market. Menggunakan cost mechanism menggantikan human review, logikanya di chain sudah smoothflow, tapi core problem masih sama: apakah ada real demand dan real users. Tanpa task, tanpa pengguna, mechanism secanggih apapun hanya idle spinning.

Ketiga project ini dilihat bersama, sebenarnya arah sangat konsisten: semua sedang memindahkan execution right dari manusia, dari platform centralized, menuju chain.

Arahnya tidak salah, tapi realitas adalah migrasi jenis ini tidak mungkin sekali jadi, especially yang melibatkan real asset dan AI yang behavior kompleks, chain rules akhirnya kuat atau tidak, masih perlu verifikasi real.

Ada juga yang bertanya tentang security, compliance, business model di tempat kejadian, saya pikir tahap ini tidak terlalu berarti. Ada atau tidak ada bug, baru tahu setelah dijalankan; comply atau tidak comply, baru diketahui setelah go-live; bisa untung atau tidak, harus ada yang pakai baru valid.

Ekspektasi saya terhadap Rialo Shark Tank sederhana saja: jangan buat pitch performance, terus pertahankan attitude jujur, pembicara topik concrete. Kurangi narasi besar, lebih banyak progress, pain points dan real testing situation. Project bisa deliver output lebih penting dari apapun, punya pertanyaan juga jangan malu, langsung tusuk core question.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan