Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Depeg dalam Kripto: Ketika Stablecoin Kehilangan Penjangkaran
Depeg — adalah kondisi di mana stablecoin menyimpang dari nilai awalnya. Logikanya sederhana: jika secara teori token harus bernilai $1, tetapi di pasar dibeli dan dijual dengan harga $0,98, maka terjadi depeg. Ini adalah salah satu skenario paling berbahaya bagi pasar cryptocurrency karena merusak tujuan utama stablecoin — sebagai alat penyimpanan nilai dan pembayaran yang andal.
Apa itu depeg dan mengapa ini penting
Hampir semua stablecoin populer didukung oleh pasangan fiat yang setara. Misalnya, setiap USDT (Tether) diklaim setara dengan satu dolar AS yang disimpan di rekening Tether Limited. Namun, tidak ada yang bisa memastikan keberadaan dana tersebut secara mandiri — ini adalah kepercayaan murni kepada perusahaan. Jika muncul keraguan atau masalah likuiditas, pasar mulai panik, dan depeg tak terhindarkan.
Dampak depeg menyebar jauh melampaui stablecoin itu sendiri. Ketika nilainya tidak stabil, ini memicu gelombang kejutan di seluruh ekosistem — pengguna menarik dana secara mendesak, ketakutan menyebar ke aset lain, dan kapitalisasi pasar menurun.
Contoh sejarah kehilangan parity
Contoh paling mencolok dari keruntuhan total adalah stablecoin algoritmik UST (Terra USD) pada tahun 2022. Perusahaan pembuatnya, Terraform Labs, menjanjikan mekanisme algoritmik untuk menjaga nilai, tetapi sistem tidak mampu menahan penjualan massal — UST jatuh di bawah $0,10, dan proyek tersebut runtuh.
Pada Maret 2023, terjadi kejadian lain yang menunjukkan: BUSD dan USDC secara bersamaan kehilangan kaitan dengan dolar, terdepresiasi hingga $0,99 akibat gelombang FUD dan ketidakpastian di pasar. Paritas sempat pulih, tetapi ini secara jelas menunjukkan kerentanan bahkan dari stablecoin terbesar sekalipun.
Tren dan risiko untuk pasar
Sepanjang tahun 2023, terjadi ketidakstabilan umum di antara stablecoin utama. Jumlah insiden depeg meningkat, menunjukkan adanya ketegangan terus-menerus dalam sistem. Setiap kejadian baru menunjukkan bahwa bahkan stablecoin yang tampaknya paling andal pun bergantung pada kepercayaan pasar dan stabilitas perusahaan penerbitnya.
Memahami mekanisme depeg sangat penting bagi investor — ini adalah indikator kesehatan seluruh ekosistem cryptocurrency. Ketika beberapa stablecoin kehilangan parity secara bersamaan, itu adalah sinyal krisis kepercayaan sistemik.