Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Volatilitas Pasar Global Usai Minggu Penuh Ketegangan Geopolitik dan Data Ekonomi AS
Minggu pertama hingga pertengahan Maret 2026 menjadi periode krusial bagi pasar global dengan aliran data ekonomi penting dari Amerika Serikat dan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Washington dan Tehran. Ketidakpastian geopolitik ini mendorong investor untuk mengambil sikap hati-hati, menciptakan suasana risk-off yang signifikan di seluruh bursa saham dunia.
Ketegangan Geopolitik Menggerakkan Sentimen Pasar
Minggu itu ketegangan AS-Iran menciptakan turbulensi konsisten di pasar keuangan global. Investor mengalami tingkat kekhawatiran yang tinggi terhadap kemungkinan eskalasi konflik, mendorong aliran modal menjauh dari aset berisiko. Situasi geopolitik ini bersama dengan data ekonomi yang dirilis menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan indeks saham.
Serangkaian Data Ekonomi Penting Menciptakan Momentum
Selama periode tersebut, pasar menerima sejumlah indikator ekonomi utama yang menentukan kesehatan ekonomi AS. Indikator Manajer Pembelian (PMI) manufaktur S&P Global dan ISM untuk bulan sebelumnya menunjukkan tren sektor manufaktur. Data ketenagakerjaan dari ADP, pernyataan Buku Cokelat dari Federal Reserve, serta laporan tingkat pengangguran dan penciptaan tenaga kerja non-pertanian menjadi fokus utama pasar. Selain itu, data tentang klaim pengangguran, penjualan ritel, dan indeks harga impor juga mempengaruhi ekspektasi pasar tentang trajektori ekonomi AS ke depan.
Pasar Saham AS Menghadapi Tantangan Valuasi Teknologi
Setelah serangkaian data ini dirilis, performa bursa saham AS menunjukkan kerentanan yang cukup besar. Nasdaq Composite gagal mempertahankan momentum positif selama empat bulan berturut-turut, sementara S&P 500 dan Nasdaq mencatat bulan terburuk mereka sejak kuartal pertama tahun sebelumnya. Indikasi ini mencerminkan keraguan mendalam investor terhadap kemampuan sektor teknologi untuk mengkonversi potensi kecerdasan buatan menjadi keuntungan finansial yang terukur.
Ketidakpastian Berlanjut di Wall Street
Gelombang volatilitas yang dipimpin oleh penjualan saham teknologi terus menggoyang Wall Street. Para investor tampak berada dalam fase konsolidasi, dengan kepercayaan terhadap narasi pertumbuhan teknologi mulai goyah. Ketidakpastian yang menyertai minggu itu berhasil menciptakan tekanan yang berkelanjutan pada valuasi saham-saham high-beta, khususnya di sektor teknologi. Dinamika pasar ini menandakan bahwa investor masih mencari kejelasan tentang fundamenta dan potensi keuntungan nyata dari revolusi AI yang sedang berlangsung.