Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Peringatan Delta Ratio di Pasar Derivatif Bitcoin: Meskipun Harga Memantul, Trader Tetap Bertahan
Menurut pengamatan pasar BlockBeats pada akhir Maret, meskipun harga Bitcoin telah rebound ke sekitar 71.350 dolar AS, pasar derivatif terus mengirimkan sinyal kehati-hatian. Performa pasar saat ini sangat kontras dengan ekspektasi teoretis bahwa “harga naik harus disertai suasana optimisme”. Fenomena ketidaksesuaian ini menunjukkan bahwa trader profesional tetap mengambil posisi defensif yang tinggi dalam rebound saat ini.
Tarif Pembiayaan Negatif: Sinyal Jelas Dominasi Bearish
Di pasar futures permanen Bitcoin, tarif pembiayaan (biaya siklus antara posisi long dan short) tetap di bawah nol. Tarif pembiayaan negatif ini merupakan indikator pasar bearish yang jelas, mencerminkan bahwa trader secara aktif membangun posisi short, atau mereka membutuhkan kompensasi agar bersedia memegang posisi long. Kondisi tarif negatif yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa partisipan pasar belum menunjukkan antusiasme nyata terhadap kenaikan harga saat ini.
Kontrak Terbuka Menurun Lebih dari Setengah: Tanda Bahaya Likuiditas Menipis
Berdasarkan data dari Coinglass, volume kontrak terbuka di pasar futures permanen Bitcoin telah menurun lebih dari 51% dari puncaknya pada Oktober tahun lalu. Lebih mengkhawatirkan lagi, meskipun harga Bitcoin naik dari sekitar 60.000 dolar AS ke kisaran 71.350 dolar AS saat ini, tidak terlihat tanda-tanda kontrak terbuka kembali meningkat di pasar.
CEO Crypto Insights Group, Andy Martinez, berkomentar, “Sejak crash pasar Oktober lalu, likuiditas dan kedalaman pasar telah menyusut secara signifikan. Hal ini menyebabkan trader mengurangi eksposur leverage dan mengambil strategi yang lebih berhati-hati. Pasar masih dalam proses mencerna semua peristiwa yang terjadi sejak Oktober.”
Struktur Rasio Delta Menunjukkan Sentimen Hindari Risiko yang Tinggi
Griffin Ardern, kepala riset dan trading opsi di BloFin, menunjukkan bahwa pasar opsi juga menceritakan kisah serupa. Implied volatility Bitcoin telah turun tajam dari sekitar 83% minggu lalu menjadi sekitar 60%, menunjukkan bahwa pasar memperkirakan volatilitas harga yang ekstrem akan mereda dalam waktu dekat.
Namun, indikator risiko utama—kemiringan rasio delta 25-delta—masih menunjukkan skew negatif yang kuat, yaitu struktur delta yang jelas condong ke opsi put. Pengaturan delta ini mencerminkan kebutuhan perlindungan terhadap risiko penurunan yang masih sangat tinggi, menunjukkan bahwa sentimen hindari risiko di pasar belum membaik secara signifikan.
Keuntungan dan Kerugian dari Penurunan Leverage
Ardern menambahkan, “Pengaruh leverage terhadap harga pasar telah menurun secara signifikan, yang dalam jangka pendek memang membantu mengurangi volatilitas dan menstabilkan harga. Tapi ini juga berarti banyak investor menutup posisi untuk mengambil keuntungan atau menghentikan kerugian, dan beralih ke posisi menunggu, bahkan keluar dari pasar sementara.”
Ketika pasar didominasi oleh sentimen pesimis, biasanya menandakan fase konsolidasi, bukan rebound cepat. Perubahan sentimen ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, bukan pemulihan harga yang cepat.
Agenda Makro yang Padat: Ketidakpastian Terus Meningkat
Le Shi, kepala bagian pasar Hong Kong di Auros, menyatakan bahwa meskipun pasar tampaknya menemukan level support akhir pekan lalu, ketidakpastian tetap tinggi karena banyak potensi peristiwa yang dapat mempengaruhi pasar. Faktor risiko yang disebutkan termasuk perkembangan politik di Jepang, volatilitas pasar logam mulia, dan kekhawatiran terkait kenaikan pasar saham yang didorong AI.
Dalam konteks agenda makro yang padat ini, sikap berhati-hati di pasar sangat masuk akal. Meski indikator delta toán dan parameter risiko lainnya telah mengalami penyesuaian, sikap defensif secara keseluruhan tetap mendominasi perilaku perdagangan, mencerminkan bahwa trader terus waspada terhadap risiko jangka pendek.