Investor Menyerap Lebih dari 400 Ribu BTC pada Level Harga Strategis, Sinyal Pembelian Kuat di Tengah Koreksi

Selama koreksi harga terbaru, investor telah melakukan penumpukan agresif terhadap lebih dari 400 ribu bitcoin di zona harga strategis antara $60 ribu hingga $70 ribu. Fenomena ini mengungkapkan pola pembelian yang terstruktur dan perhitungan ketika harga mengalami penurunan signifikan, menunjukkan kepercayaan pasar pada level-level harga tertentu sebagai peluang akumulasi yang menguntungkan.

Berdasarkan data dari Glassnode yang menganalisis distribusi biaya realisasi di jaringan blockchain, pasokan bitcoin yang tersimpan di zona $60K-$70K telah mengalami peningkatan substansial. Pada awal tahun, jumlah bitcoin dalam kisaran ini mencapai sekitar 997 ribu koin. Namun dalam beberapa bulan terakhir, angka tersebut melompat menjadi 1,43 juta bitcoin—peningkatan yang mencerminkan penumpukan 430 ribu koin tambahan atau pertumbuhan sebesar 43 persen.

Konsentrasi Kepemilikan dan Indikator Basis Biaya Investor

Akumulasi bitcoin dalam skala sebesar ini menciptakan gugus kepemilikan yang sangat padat di zona strategis. Saat ini, lebih dari 8 persen dari keseluruhan pasokan bitcoin yang beredar di luar pertukaran memiliki basis biaya dalam rentang $60K-$70K. Persentase ini bukan angka kecil—artinya investor besar dan retail secara bersama-sama telah menempatkan konsentrasi modal yang signifikan di level harga ini.

Metrik yang digunakan Glassnode disebut Distribusi Harga Realisasi Output Transaksi Tidak Terpakai (URPD), yang mencerminkan harga terakhir setiap bitcoin bergerak di jaringan. Versi tersesuaikan teknologi ini mengelompokkan alamat berdasarkan pemilik yang sama, mengecualikan transfer internal, dan menghapus saldo pertukaran—sehingga memberikan gambaran murni tentang basis biaya investor sesungguhnya.

Kantong Udara dan Volatilitas Cepat di Level $70K-$80K

Wilayah harga antara $70 ribu hingga $80 ribu telah diidentifikasi sebagai “kantong udara”—zona dengan volume transaksi historis yang sangat minim. Karakteristik ini membuat area tersebut rentan terhadap volatilitas ekstrem karena likuiditas terbatas. Bukti nyata terjadi beberapa minggu lalu, ketika bitcoin hanya membutuhkan lima hari untuk jatuh dari $80 ribu menjadi $70 ribu, mendemonstrasikan betapa cepatnya harga dapat menembus wilayah dengan kedalaman pasar yang dangkal.

Kecepatan penurunan ini penting dipahami karena menunjukkan bagaimana bitcoin dapat dengan mudah merambat melalui zona resistansi lemah sebelum akhirnya menemui konsentrasi penawaran yang lebih substansial—tepat di zona $60K-$70K di mana investor telah menempatkan 400 ribu koin mereka.

Latar Belakang Penurunan: Dari $88K Menuju Level Saat Ini

Perjalanan harga bitcoin tahun ini dimulai dari sekitar $88 ribu pada awal periode, sebelum mengalami koreksi yang lebih luas. Dalam beberapa bulan terakhir, bitcoin telah menyentuh rekor terendah mencapai sekitar $63 ribu, mencerminkan tekanan penjualan global. Konteks penuh menunjukkan bitcoin telah kehilangan sekitar 50 persen dari puncak sepanjang masa sebesar $126 ribu yang dicapai pada Oktober tahun lalu.

Meskipun demikian, level harga saat ini yaitu $70.43K menunjukkan recovery parsial dari terendah tersebut, mengindikasikan adanya dukungan pembelian pada level-level kunci.

Katalis Pasar dan Sentimen Investasi

Reaksi pasar terhadap pengumuman kebijakan luar negeri oleh pemerintah Amerika menunjukkan bagaimana faktor makro memengaruhi sentimen aset digital. Ketika Presiden Trump mengumumkan jeda lima hari untuk serangan infrastruktur, bitcoin merespons dengan merangkak di atas $70 ribu dan berhasil mempertahankan mayoritas keuntungannya. Altcoin seperti ether, solana, dan dogecoin turut menguat dengan rally sekitar 5 persen, sementara saham pertambangan terkait kripto juga memperkuat posisi mereka seiring dengan penguatan pasar saham yang lebih luas (S&P 500 dan Nasdaq naik sekitar 1,2 persen).

Proyeksi Harga dan Faktor Risiko Ke Depan

Menurut para analisis pasar, langkah selanjutnya bagi bitcoin akan sangat bergantung pada dinamika geopolitik dan harga minyak global. Apabila kondisi tetap stabil, terutama terkait pengiriman melalui Selat Hormuz dan harga energi, bitcoin berpotensi untuk menguji kembali zona $74 ribu hingga $76 ribu. Skenario ini didukung oleh konsentrasi kepemilikan yang kuat di level $60K-$70K, yang dapat berfungsi sebagai platform lompatan menuju resistansi berikutnya.

Namun, apabila faktor geopolitik memburuk atau harga minyak mengalami volatilitas ekstrem ke bawah, bitcoin berisiko terjepit kembali menuju pertengahan zona $60 ribu. Risiko ini membuat trader dan investor harus memantau indikator eksternal dengan cermat, mengingat lebih dari 400 ribu bitcoin telah terkunci di level harga ini sebagai manifestasi strategi akumulasi jangka panjang investor institusional dan retail.

BTC-3,04%
SOL-5,37%
DOGE-2,98%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan