Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari Skalpel hingga Kekaisaran Finansial: Bagaimana Giancarlo Devasini Menggambar Ulang Sektor Stablecoin
Giancarlo Devasini, 61 tahun, mewujudkan salah satu transformasi paling luar biasa dalam dunia keuangan kontemporer. Dari awalnya sebagai praktisi bedah estetika, pengusaha Italia ini telah menegaskan dirinya sebagai salah satu tokoh utama dalam revolusi blockchain, membawa pengaruh mata uang kripto ke sektor tradisional seperti sepak bola profesional. Karya terbarunya: masuknya Tether, kerajaan keuangannya, ke dalam saham Juventus, raksasa sepak bola Turin.
Perjalanan yang Tidak Biasa: dari Kedokteran ke Blockchain
Giancarlo Devasini menggambarkan profil visioner yang mampu meramalkan tren utama. Sebagai kekayaan keempat terbesar di Italia dengan kekayaan lebih dari 9 miliar dolar, ia membangun kekayaannya dengan memahami sejak dini potensi stablecoin, mata uang kripto yang didukung dolar AS. Berbeda dengan tokoh sepak bola biasa yang terbiasa dengan investor dari Teluk atau perusahaan minyak raksasa, Devasini mewakili generasi kapitalis baru yang telah membuktikan diri dalam transformasi digital keuangan.
Tether: Infrastruktur tersembunyi dari keuangan digital
Bermarkas di El Salvador, Tether telah menjadi mesin utama stablecoin global. Dengan pendapatan sekitar 141 miliar dolar dan basis pengguna lebih dari 350 juta orang, platform ini mengendalikan penerbitan stablecoin paling banyak di dunia. Data keuangan menunjukkan inversi yang menarik: Tether memegang obligasi AS lebih banyak daripada yang dimiliki Jerman atau Australia dalam bentuk surat utang negara.
Kekuatan finansial ini tidak luput dari perhatian investor institusional besar. Howard Lutnick, mantan sekretaris Perdagangan di bawah pemerintahan Trump, telah menginvestasikan sekitar 600 juta dolar dalam obligasi konversi, menandai pengakuan yang semakin meningkat terhadap sektor ini di kalangan elit Amerika. Sementara itu, Tether baru-baru ini mengerahkan 775 juta dolar untuk memperoleh saham strategis di Rumble, platform media konten yang sedang berkembang.
Investasi di Juventus: Lebih dari sekadar taruhan finansial
Menurut beberapa sumber, Tether telah mengakuisisi sekitar 5% saham Juventus, yang bernilai sekitar 47 juta euro. Partisipasi ini bukan sekadar keputusan finansial oportunistik, melainkan sebuah langkah simbolis yang menandai keterikatan Giancarlo Devasini dengan daerah asalnya. Turin, kota kelahiran pengusaha ini, kembali menjadi pusat ambisinya, kali ini melalui salah satu institusi olahraga paling bergengsi di Eropa.
Discreet dan Pengaruh yang Semakin Besar
Giancarlo Devasini sengaja menjaga profilnya tetap rendah. Di Lugano, ia menyewa apartemen kecil dengan tiga kamar seharga 1.400 euro per bulan dan menghindari media serta wawancara publik secara ketat. Kerahasiaan ini sangat kontras dengan pengaruh finansial dan dampaknya di pasar digital global.
Namun, masuknya baru-baru ini ke dunia sepak bola tingkat tinggi menandai perubahan strategi: Giancarlo Devasini tidak lagi beroperasi hanya di balik layar infrastruktur kripto, tetapi secara perlahan menegaskan kehadirannya di arena publik, menunjukkan bahwa ekonomi digital baru kini memiliki sumber daya yang cukup untuk merombak hierarki sepak bola dunia.