Saya sebelumnya telah menulis konten terkait Vibe Marketing, dan banyak orang di platform lain sangat tertarik.



Baru-baru ini saya terus meneliti bidang terkait, dan hari ini saya ingin membagikan video dari YouTuber favorit saya, Greg Isenberg. Dia adalah CEO Late Checkout dan juga pernah menjadi konsultan untuk perusahaan seperti Reddit dan TikTok.

Link video:

Video ini berdurasi satu jam, menjelaskan bahwa esensi Vibe Marketing adalah menggunakan AI untuk membangun sistem pemasaran lengkap dari 0 hingga 1 dalam suatu lingkungan (kurang lebih sama dengan yang saya jelaskan di artikel sebelumnya).

Logika intinya adalah: banyak orang sudah tahu cara menggunakan AI untuk membuat produk (Vibe Coding), tetapi kunci sebenarnya untuk menghasilkan uang adalah bagaimana cara mendapatkan pengguna dan merealisasikan konversi. Oleh karena itu, kemampuan pemasaran lebih penting daripada sekadar "membuat produk".

Greg mengajukan serangkaian metodologi yang jelas, terbagi menjadi tiga lapisan struktur:

1️⃣ Lapisan Riset (Research), menganalisis pasar, pesaing, dan peluang melalui alat-alat seperti Perplexity MCP.

2️⃣ Lapisan Keterampilan (Skills), mengenkapsulasi pengalaman pemasaran (seperti positioning, copywriting, strategi iklan) menjadi "modul instruksi" yang dapat digunakan kembali, memungkinkan AI menjalankan sesuai kerangka kerja.

3️⃣ Lapisan Eksekusi (Execution), menghasilkan aset pemasaran secara massal berdasarkan dua langkah sebelumnya, termasuk landing page, alat lead magnet, materi iklan, konten SEO, dan lainnya.

Seluruh proses dapat diselesaikan dalam satu operasi: mulai dari analisis pasar, menentukan positioning, menghasilkan copywriting dan halaman, kemudian membangun alat lead magnet untuk mengumpulkan pengguna, terakhir merumuskan strategi traffic dan menghasilkan iklan. Di masa lalu, pekerjaan-pekerjaan ini memerlukan kolaborasi dari beberapa peran, sementara sekarang satu orang dapat menyelesaikannya dengan bantuan AI.

Greg berulang kali menekankan satu poin kunci: banyak orang tidak mendapatkan hasil yang baik dengan AI karena mereka melewati fase riset dan langsung membuat konten, menghasilkan output berkualitas rendah dan tanpa kemampuan konversi. Metode yang benar-benar efektif adalah "riset dulu, baru buat".

Selama periode ini, Rika menemukan bahwa AI tidak lagi hanya sekadar alat konten, tetapi dapat langsung terlibat dan menyelesaikan seluruh proses pemasaran dan pertumbuhan! Pemasaran juga sedang bertransformasi dari model kerja yang bergantung pada tenaga manusia tim, menjadi sistem kemampuan yang didorong oleh individu+AI, dan daya saing sejati terletak pada pemahaman dan penerapan metodologi.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan