Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Morgan Stanley: Perbankan Garap Market Kripto Dengan Strategi, Bukan FOMO
Morgan Stanley menegaskan bahwa langkah bank-bank besar masuk ke market kripto dengan strategi jangka panjang yang matang, bukan sekadar mengikuti tren (FOMO). Analisis ini menyebutkan bahwa institusi finansial tradisional telah melakukan riset internal selama bertahun-tahun untuk membangun infrastruktur digital yang kokoh dan sesuai regulasi.
Amy Oldenburg, Head of Digital Asset Strategy Morgan Stanley, menjelaskan bahwa perbankan kini bersiap mendukung perdagangan ekuitas ter-tokenisasi pada sistem perdagangan alternatif (ATS). Hal ini mencerminkan pergeseran struktural dalam pengelolaan aset tradisional, di mana teknologi blockchain mulai diadopsi sebagai standar baru di industri perbankan global.
Oldenburg juga mencatat bahwa banyak startup kripto sering meremehkan kompleksitas sistem perbankan. Persiapan matang dari institusi tradisional bertujuan untuk memastikan integrasi blockchain tetap aman dan patuh pada aturan. Langkah ini menjadi bukti bahwa keterlibatan perbankan bersifat permanen dan terencana secara sistematis untuk masa depan.
Meskipun market saat ini berada dalam fase extreme fear (Indeks 11), Morgan Stanley yakin masuknya modal institusional melalui jalur formal akan menjadi pendorong utama pemulihan ekosistem. Transformasi infrastruktur ini diprediksi akan memperkuat kepercayaan investor jangka panjang begitu ketidakpastian ekonomi global mulai mereda.