Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Arthur Hayes Memperingatkan Tiga Risiko Utama: Konflik Geopolitik, Pengangguran AI, dan Krisis Likuiditas
Dalam wawancara terbaru, salah satu pendiri Maelstrom, Arthur Hayes, secara sistematis menjelaskan berbagai risiko yang dihadapi pasar global saat ini. Profesional berpengalaman ini berpendapat bahwa tingkat perhatian investor terhadap ancaman potensial ini masih sangat kurang, dan jika risiko-risiko tersebut meledak, mereka akan menyebar melalui rantai ekonomi yang kompleks ke sistem keuangan global.
Peningkatan Geopolitik: Rantai Reaksi Gangguan Energi
Arthur Hayes pertama-tama menunjukkan bahwa risiko peningkatan konflik jangka panjang antara Amerika Serikat dan Iran secara signifikan diabaikan. Ia menekankan bahwa kemungkinan konfrontasi jangka panjang antara kedua negara ini belum sepenuhnya tercermin dalam penetapan harga pasar global. Jika jalur pasokan energi terganggu, dampaknya akan luar biasa: harga minyak melonjak, tekanan inflasi meningkat, volatilitas aset memburuk, dan akhirnya memicu reaksi berantai yang menyebar ke seluruh dunia. Masalah yang tampaknya “masalah geopolitik” ini sebenarnya adalah ancaman langsung terhadap tatanan ekonomi global.
Gelombang Penggantian AI: Krisis Pengangguran Tersembunyi dan Risiko Kredit
Selain ancaman geopolitik tradisional, Hayes menyoroti satu sumber risiko yang lebih tersembunyi namun sama mematikan — penetrasi pesat kecerdasan buatan. Ia percaya bahwa teknologi AI dapat dengan cepat mengubah pasar tenaga kerja secara drastis, dengan banyak pekerja yang berpengetahuan tinggi (pengacara, bankir, akuntan, analis, dll.) menghadapi risiko digantikan. Jika perubahan ini terjadi secara mendadak, jutaan penganggur akan menghadapi kesulitan membayar utang, yang selanjutnya dapat memicu krisis kredit sistemik dan mengancam stabilitas sistem keuangan.
Injeksi Likuiditas: Langkah Terakhir Bank Sentral dalam Menghadapi Krisis
Hayes terakhir menegaskan bahwa cara sistem keuangan global merespons krisis sangat konsisten — dengan terus menyuntikkan likuiditas. Ia menggambarkan Bitcoin sebagai mekanisme peringatan likuiditas, di mana aset risiko ini akan menjadi yang pertama merespons ketika pasar membutuhkan intervensi pelonggaran moneter secara besar-besaran. Dengan kata lain, fluktuasi harga Bitcoin secara esensial mencerminkan perubahan ekspektasi terhadap likuiditas global, dan menjadi indikator utama dalam penyesuaian risiko seluruh sistem keuangan.