Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Wang Shuiming dan Hei Shan ditangkap, mengungkap kasus pencucian uang terbesar dalam sejarah Singapura, aset kripto di akun melebihi 110.000 dolar AS
Kasus pencucian uang terbesar dalam sejarah Singapura terus berkembang. Tersangka utama dalam kasus ini, Wang Shui Ming, telah ditangkap di Montenegro dan akan diekstradisi kembali ke negara asalnya. Berdasarkan perkembangan terbaru dari penyelidikan polisi Singapura, kelompok kriminal yang tampaknya independen ini sebenarnya membentuk sebuah “rantai industri” lintas negara yang lengkap, mulai dari penipuan perjudian ilegal di Asia Tenggara, pencucian uang melalui cryptocurrency, hingga investasi dalam aset mewah di luar negeri, setiap tahap dirancang dengan cermat.
Mitra Wang Shui Ming, Su Wei Yi: Dari Penipuan Platform Cryptocurrency di Hong Kong Hingga Pengejaran Internasional
Identitas Su Wei Yi, mitra inti Wang Shui Ming, cukup kompleks. Ia terbukti sebagai dalang di balik platform perdagangan cryptocurrency Hong Kong, Atom Asset Exchange. Pada akhir 2022, platform ini tiba-tiba mengalami kesulitan penarikan dana dan akhirnya mengumumkan penutupan. Selama proses tersebut, Su Wei Yi memindahkan 16,74 juta HKD (sekitar 15,675 juta RMB) dan melarikan diri. Baru pada pertengahan 2024, Su Wei Yi berhasil ditangkap oleh polisi di Hong Kong.
Yang lebih mencengangkan adalah, banyak perusahaan yang dijalankan bersama Su Wei Yi dan rekan-rekannya ternyata memiliki kaitan dengan郭华萍, mantan walikota keturunan Tionghoa Filipina yang telah dihukum. Ini menunjukkan bahwa jaringan kriminal ini tidak hanya besar skala, tetapi juga melibatkan hubungan kepentingan yang kompleks di berbagai negara.
Serangan besar-besaran di Singapura: Mengungkap kasus pencucian uang senilai 3 miliar dolar Singapura
Pada 15 Agustus 2023, polisi Singapura melancarkan operasi besar-besaran yang melibatkan lebih dari 400 petugas. Dalam operasi ini, mereka berhasil membongkar kelompok kriminal “Fujian Gang” yang beroperasi di Singapura dan langsung menangkap 10 tersangka. Usia mereka berkisar antara 31 hingga 44 tahun, semuanya berasal dari Fujian, dan memegang paspor dari berbagai negara dengan identitas yang sangat cermat disembunyikan.
Berdasarkan penyelidikan, metode operasional kelompok kriminal ini sangat sistematis: mereka memalsukan berbagai dokumen, mendaftarkan perusahaan-perusahaan kosong, dan memanfaatkan cryptocurrency untuk memindahkan dana. Dengan cara ini, mereka mencuci uang hasil perjudian ilegal dan penipuan dari Asia Tenggara, lalu menginvestasikan hasilnya ke properti mewah, mobil mewah, dan aset tinggi lainnya di Singapura dan luar negeri, sehingga uang haram tersebut menjadi legal.
Kerajaan aset Wang Shui Ming: Jaringan kekayaan lintas negara
Berdasarkan penyelidikan mendalam dari polisi Singapura, kekayaan Wang Shui Ming di luar Singapura juga sangat besar. Di dalam Tiongkok, nilai investasi perusahaannya mencapai 32 juta RMB, dan ia memiliki sebuah pabrik bernilai ratusan juta RMB. Di Xiamen, Wang Shui Ming memiliki dua apartemen dengan total nilai sekitar 20 juta RMB.
Di Hong Kong, satu rekening bank milik Wang Shui Ming menyimpan 2 juta HKD tunai. Lebih menarik lagi, ia juga memegang cryptocurrency senilai 110.000 USD. Keberadaan aset kripto ini menunjukkan betapa pentingnya aset digital bagi jaringan kriminal ini—karena sifatnya yang memiliki likuiditas lintas negara dan sulit dilacak, cryptocurrency telah menjadi alat utama dalam pencucian uang internasional.
Pelajaran dari kerjasama multinasional dalam memberantas kejahatan lintas batas
Pengungkapan kasus ini menunjukkan kekuatan kerjasama internasional antara aparat penegak hukum Singapura, Hong Kong, dan Tiongkok. Dari penyelidikan awal terhadap keruntuhan platform, pelacakan jaringan kriminal lintas negara, hingga penangkapan tersangka utama, setiap langkah mencerminkan tekad aparat penegak hukum untuk bekerja sama melintasi batas negara. Penangkapan Wang Shui Ming dan rekan-rekannya juga mengirim pesan tegas kepada kelompok kriminal internasional: tidak peduli di mana mereka memperoleh keuntungan, mereka tidak akan luput dari hukuman.