Saya telah lebih sering mempelajari divergensi tersembunyi akhir-akhir ini dan harus mengatakan – ini adalah salah satu pola yang kurang dihargai dalam perdagangan kripto. Banyak pemula hanya mengenal divergensi klasik, tetapi versi tersembunyi bisa memberi kamu peluang masuk yang sangat baik, jika kamu tahu apa yang harus diperhatikan.



Jadi singkatnya tentang dasar: Divergensi terjadi ketika harga sebuah aset bergerak ke arah yang berlawanan dengan indikator. Ini adalah sinyal peringatan bahwa tren saat ini melemah. Ada dua tipe utama – divergensi reguler muncul di akhir tren yang lebih panjang, sedangkan yang tersembunyi muncul di akhir fase konsolidasi. Dan di situlah yang menarik.

Pada divergensi tersembunyi bullish, harga membuat titik terendah yang lebih tinggi, sementara indikator (RSI, MACD, Stochastic – tidak peduli mana) menunjukkan titik terendah yang lebih rendah. Ini biasanya menandakan bahwa konsolidasi telah berakhir dan tren kenaikan akan berlanjut. Variasi bearish adalah kebalikannya – harga membuat titik tertinggi yang lebih rendah, tetapi indikatornya lebih tinggi. Ini adalah tanda bahwa tren penurunan akan berlanjut.

Saya biasanya menggunakan tiga indikator utama untuk ini. MACD sangat ramah pemula – kamu cukup melihat garis MACD dan membandingkannya dengan harga. Stochastic (saya biasanya menggunakan 15-5-5 atau 14-3-3) juga sangat efektif, terutama di timeframe yang lebih pendek. Dan RSI mungkin yang paling populer – mudah digunakan dan andal.

Contoh praktis: Pada Februari 2021, Bitcoin mengkonsolidasi, dan RSI menunjukkan titik terendah yang lebih rendah, sementara harga membuat titik terendah yang lebih tinggi. Itu adalah divergensi tersembunyi bullish klasik. Setelah itu, Bitcoin naik sekitar 20 persen. Atau Ethereum pada Juni 2021 – di sana kebalikannya, divergensi tersembunyi bearish, dan harga turun 20 persen dalam dua hari berikutnya.

Jika kamu ingin berdagang dengan ini, berikut langkah-langkahnya: Pertama, filter perdaganganmu berdasarkan tren yang lebih besar. Jika tren naik, cari divergensi tersembunyi bullish dan abaikan yang bearish. Jika tren turun, lakukan sebaliknya. Ini akan meningkatkan keandalan secara signifikan.

Kedua, tempatkan stop-loss dekat dengan ekstrem swing terakhir. Pada divergensi bullish, letakkan sedikit di bawah titik terendah swing, dan pada divergensi bearish, sedikit di atas titik tertinggi swing. Berikan ruang untuk pergerakan pasar normal – pergerakan pasar biasa tidak boleh menghentikanmu.

Ketiga, tentukan targetmu. Aturan yang baik: minimal dua kali jarak dari stop-loss-mu. Jika stop-loss-mu 100 ETH, targetkan minimal 200 ETH. Dan pastikan kamu tidak terlalu serakah di timeframe yang lebih pendek seperti grafik 1h atau 2h.

Tapi jujur saja, ada batasannya. Pertama, pola ini jauh lebih mudah dikenali setelah kejadian daripada secara real-time. Emosi pasar bisa mengaburkan analisismu. Kedua, rasio risiko-imbalan tidak begitu baik jika divergensi tersembunyi muncul terlalu terlambat dalam tren – maka kamu masuk dengan harga yang lebih buruk. Dan ketiga: Pada altcoin kecil, pola ini kurang andal dibandingkan Bitcoin atau Ethereum karena likuiditas yang lebih sedikit.

Yang terpenting adalah kamu rutin berlatih pola ini. Kamu akan menemukannya di mana saja – di grafik 5 menit maupun di grafik harian. Dengan sedikit kesabaran, kamu juga bisa mengenali divergensi tersembunyi secara real-time. Kuncinya adalah selalu memperhatikan konteks yang lebih besar dan menjauhkan emosi dari proses pengambilan keputusan. Dengan begitu, pola ini bisa benar-benar menghasilkan perdagangan yang menguntungkan.
BTC-2,5%
ETH-3,8%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan