Tahukah kamu pepatah yang semua orang tahu: 'air yang sangat jernih tidak memiliki ikan'? Nah, ada bagian kedua yang sebagian besar lupa, dan di situlah sebenarnya kebijaksanaan tersembunyi: 'ketika seseorang sangat pengamat, dia tidak memiliki murid'.



Banyak orang hanya menyebut bagian pertama dalam percakapan, tetapi melewatkan hal yang esensial. Itu berasal dari Kitab Upacara Dinasti Han Barat, dan makna aslinya jauh lebih dalam dari yang terlihat.

Bagian pertama memang harfiah: jika air menjadi sangat jernih, ikan tidak bertahan hidup. Bukan hanya karena mereka terpapar predator, tetapi karena air yang terlalu bersih tidak mengandung cukup nutrisi. Ini seperti kita mencoba hidup di gurun, tahu? Tanpa sumber daya, tanpa apa yang menopang kehidupan.

Tapi bagian yang benar-benar penting adalah bagian kedua. 'Ketika seseorang sangat pengamat, dia tidak memiliki murid', berbicara tentang sesuatu yang sama sekali berbeda. Ini bukan tentang pelajar, melainkan tentang teman, sahabat, orang-orang yang ingin dekat denganmu. Dan 'pengamat' di sini berarti terlalu kritis, terlalu menuntut.

Pikirkan baik-baik: jika kamu tipe orang yang selalu menganalisis setiap gerak orang lain, mengkritik segala hal, menunjukkan kekurangan, tidak ada yang ingin dekat. Ini seperti 'air yang sangat jernih tidak memiliki ikan' yang diterapkan pada hubungan manusia. Kesempurnaan yang ekstrem, tuntutan tanpa batas, justru menjauhkan orang.

Dalam keluarga, dengan orang tua, pasangan, anak-anak, teman-teman, rahasianya sama: kurang tuntutan, lebih toleransi. Tidak ada yang sempurna. Tidak kamu, aku, maupun siapa pun. Jadi mengapa harus menuntut kesempurnaan dari orang lain?

Dengan anak-anak, misalnya, alih-alih kritik dan tuntutan, berikan lebih banyak dorongan dan bimbingan. Kamu akan lihat mereka tumbuh lebih baik seperti itu. Dengan pasangan, alih-alih menunjukkan kesalahan, cobalah memahami. Bekerja sama. Temukan titik temu tanpa harus setuju dalam segala hal.

Di tempat kerja juga berlaku logika yang sama. Jika kamu terus mengkritik semua orang, menganalisis setiap detail, menuntut kesempurnaan, orang tidak akan benar-benar berkontribusi. Mereka menjauh. Tapi jika kamu menghormati pekerjaan masing-masing, mengakui perbedaan sebagai hal yang alami, maka ide-ide akan bertabrakan dan menciptakan sesuatu yang baru.

Rahasia utamanya adalah menjadi lebih fleksibel. 'Air yang sangat jernih tidak memiliki ikan' karena kekurangan nutrisi, kekurangan kehidupan. Begitu juga dengan orang. Toleransi, pengertian, sedikit kelenturan... itulah yang memberi makan hubungan.

Hidup terlalu singkat untuk diambil serius semua hal, untuk bersikap bias, untuk menuntut kesempurnaan dari orang di sekitar. Jadilah lebih pengertian. Itu bukan kelemahan, melainkan perawatan, sebuah keadaan jiwa yang hanya dipahami oleh orang bijak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan