Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Situasi di Selat Hormuz sangat kritis...
Meskipun ada gencatan senjata secara formal di wilayah tersebut mulai 10 April 2026, secara nyata pergerakan hampir berhenti.
Berikut data terbaru dan kondisi terkini di selat:
Jumlah Kapal yang Melintas (April 2026)
Di jalur normal, rata-rata 60-140 kapal per hari melintas, namun angka saat ini telah turun ke tingkat simbolik:
Lalu Lintas Harian: Dilaporkan hanya 2-3 kapal dalam 24 jam terakhir.
Kehilangan Kapasitas: Lalu lintas laut berada di bawah 90-95% dari tingkat normal.
Kapal yang Menunggu: Diperkirakan ada antara 150-600 kapal yang terjebak atau menunggu di sekitar selat dan Teluk Basra.
Latar Belakang Krisis dan Perkembangan Terbaru
Kebuntuan "Lalu Lintas Bersyarat": Pada 8 April, kesepakatan gencatan senjata sementara selama 2 minggu antara AS dan Iran telah dicapai, dan direncanakan agar selat dibuka untuk lalu lintas di bawah koordinasi militer Iran. Namun mekanisme ini belum sepenuhnya berjalan.
Faktor Lebanon: Iran menyatakan bahwa gencatan senjata harus mencakup Lebanon, dan dengan alasan operasi Israel di wilayah tersebut, mereka kembali menangguhkan lalu lintas mulai pagi 9 April.
Rute Alternatif: Operator kapal besar telah mengalihkan seluruh rute mereka ke Tanjung Harapan (Afrika bagian selatan) karena risiko di Hormuz dan Terusan Suez. Hal ini secara signifikan meningkatkan biaya logistik dan waktu tempuh, dengan tambahan sekitar +14 hari.
Dampak Pasar:
Kemacetan ini langsung mempengaruhi harga minyak. Minyak Brent mulai mendekati batas 100 dolar lagi karena ketidakpastian ini, dan keamanan pasokan energi global menjadi risiko terbesar tahun 2026.
Kemungkinan selat dibuka penuh sebelum pertengahan 2026 sangat kecil...