Dikenal sebagai "pemilik kerugian terbesar di dunia" oleh dunia luar, Masayoshi Son kembali menjadi orang terkaya di Asia


Sebelum 2023, Masayoshi Son masih berutang puluhan miliar dolar kepada perusahaannya sendiri.
Kini, berkat taruhan besar di bidang AI, dia kembali menduduki posisi orang terkaya di Asia setelah lebih dari sepuluh tahun.
"Tiga kendaraan utama AI"
1️⃣ Fokus besar pada OpenAI
SoftBank secara kumulatif telah menginvestasikan lebih dari 64 miliar dolar AS ke OpenAI, memperoleh sekitar 13% saham, menjadikannya pemegang saham eksternal terbesar kedua setelah Microsoft.
Seiring dengan melonjaknya valuasi OpenAI dan mendekati prediksi go public, dana visi SoftBank meraup keuntungan investasi besar-besaran mencapai ratusan miliar dolar AS pada tahun keuangan 2025 dan kuartal pertama 2026.
2️⃣ Arm dan serangan tingkat chip yang menurunkan dimensi
Pada tahun 2025, SoftBank mengakuisisi produsen CPU berkinerja tinggi Ampere Computing dan perusahaan desain chip Inggris Arm dengan dana sebesar 6,5 miliar dolar AS, kini menjadi "mesin pencetak uang" di tangannya.
3️⃣ Investasi besar-besaran dalam infrastruktur komputasi
Minggu ini, Masayoshi Son mengumumkan rencana investasi pusat data AI senilai 75 miliar euro di Prancis.
Rencana ini memanfaatkan sumber daya tenaga nuklir berbiaya rendah di Prancis untuk membangun pusat kekuatan super.
Investasi epik ini langsung mendorong harga saham SoftBank melonjak tajam, menjadi pemicu utama kekayaan pribadinya yang menembus angka seribu miliar dolar AS.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan